Sabtu, 11 April 2026

Berita Batu

Pekerjaan Pelebaran Jalan Ir.Soekarno Belum Temui Kepastian

Punjul Santoso menjelaskan, melalui DPUPR Kota Batu, Pemkot Batu berkoordinasi dengan DPUPR Provinsi mengenai kejelasan proyek itu

Penulis: Benni Indo | Editor: rahadian bagus priambodo
Kondisi Jl Ir Sukarno Kota Batu. Jalur ini kerap macet ketika libur panjang tiba. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Pelebaran Jl Ir Sukarno di Kota Batu belum menemui titik kejelasan. Meski sudah tertuang dalam RPJMD 2017-2022 dan Perpres Nomor 80 tahun 2019, pengerjaannya belum bisa dipastikan karena proyek ini masuk kategori program yang ditinjau ulang.

Sekadar informasi, dalam Perpres Nomor 80 tahun 2019 tentang pelebaran jalan Pendem-Batu, proyek di Jl Ir Sukarno menggunakan anggaran APBN senilaibRp 75 miliar 

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menjelaskan, melalui DPUPR Kota Batu, Pemkot Batu berkoordinasi dengan DPUPR Provinsi mengenai kejelasan proyek tersebut. 

"Anggarannya ada di Pemprov Jatim karena yang akan mengerjakan proyek tersebut adalah DPUPR Pemprov Jatim. Untuk mendapatkan kepastian ini perlu dilakukan tindaklanjut," ujar Punjul. 

Dia menambahkan, pelebaran Jalan Ir. Sukarno yang rencananya bakal dilakukan menggunakan box culvert itu sangat penting dilakukan.

Pasalnya volume kendaraan yang masuk ke Kota Batu ketika hari libur tiba sangat tinggi. Apaagi akses tol sudah dibuka dari arah Surabaya.

"Berdasarkan data yang kami dapatkan, saat libur pergantian tahun kendaraan yang masuk ke Kota Batu sangat banyak. Dengan adanya peningkatan itu, otomatis menimbulkan kemacetan di jalur utama menuju Kota Batu," ujar dia. 

Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat menyampaikan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Jatim. Semisal proyek itu benar-benar bisa terealisasi, nantinya pelebaran Jalan Ir. Sukarno bakal dilakukan sepanjang 2 Kilometer. 

Pengerjaan dilakukan mmulai dari Dau, Kabupaten Malang lalu Jalan Ir. Soekarno hingga ke simpang tiga Jalan Pattimura, Kota Batu. 

"Pelebaran jalan itu nantinya akan menggunakan box culvert untuk menutup saluran drainase untuk bisa digunakan jalan," ujarnya. 

Berdasarkan rencana program pembangunan, pengerjaan dibagi dalam lima tahap. Tahap 1 kilometer 11, tahap 2 kilometer 12, tahap 3 kilometer 13, tahap 4 kilometer 14 dan tahap 5 pada kilometer 16. (Benni Indo)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved