All England Open 2022
Sejarah All England, Kejuaraan Bulu Tangkis Tertua di Dunia
Dilansir dari laman resmi All England, pada 1898, klub bulu tangkis Guildford BC di Inggris menggelar turnamen bulu tangkis untuk pertama kalinya.
SURYAMALANG.COM - Secara umum sejarah All England dibagi menjadi dua.
Yang pertama adalah sejarah All England pada masa sebelum perang dunia yang menampilkan sejumlah juara lokal.
Dan yang kedua, sejarah All England pascaperang dunia yang menjadi kejuaraan dunia tidak resmi sampai 1977.
All England berawal dari turnamen lokal
Dilansir dari laman resmi All England, pada 1898, klub bulu tangkis Guildford BC di Inggris menggelar turnamen bulu tangkis untuk pertama kalinya.
Turnamen tersebut sukses sehingga Badminton Association (Inggris) pada tahun berikutnya mengadakan acara yang sama di Aula London Scottish Rifles, pada 4 April 1899.
Kendati demikian, pada turnamen tersebut baru ada tiga kategori, yakni ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Sementara, sektor tunggal putra dan tunggal putri baru diikutsertakan pada 1900.
Kemudian turnamen tersebut menjadi sangat populer dengan nama 'The All-England Badminton Championships' dan terbuka untuk pemain seluruh Inggris. Selama periode tersebut, All England didominasi oleh pemain kepulauan Inggris.
Pebulu tangkis Sir George Thomas merupakan yang paling terkenal karena sudah memenangkan 21 gelar dari tiga kategori yang diperlombakan.
Sir George Thomas juga merupakan seorang atlet catur yang hebat. Selain itu, juga terdapat beberapa bintang bulu tangkis dari periode sebelum perang dunia, seperti Frank Devlin dengan 18 gelar, Ralph Nichols, Betty Uber, Meriel Lucas, dan Kitty McKane.
Peserta asing pertama yang mengikuti acara tersebut adalah pebulu tangkis juara Kanada, Jack Purcell pada 1931.
Pada 1938, kontingen Denmark yang berjumlah 13 orang mengikuti turnamen tersebut.
Dengan adanya pemain asing yang ikut bertanding di All England, dominasi pemain Inggris mulai berkurang.
Pada turnamen All England 1939, tepat sebelum perang dunia kedua, empat dari lima gelar yang diperlombakan jatuh ke tangan pemain luar Inggris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/logo-all-england.jpg)