Kamis, 16 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Dua Pekerja Pabrik Pupuk di Malang

Polisi menyelidiki penyebab dua pekerja tewas usai tercebur kolam di pabrik pupuk wilayah Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: rahadian bagus priambodo
Dua pekerja pabrik pupuk PT Danendra Untung Abadi di Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang tewas, diduga tercebur kolam pengolahan pupuk, Jumat (1/3/2022). 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Polres Malang menegaskan pihaknya masih menyelidiki penyebab dua pekerja tewas usai tercebur kolam di pabrik pupuk wilayah Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang,

"Anggota masih bekerja di sana. Informasi awal kami mendengar ada dua orang warga meninggal dunia. Terkait penyebabnya, kami masih mohon waktu," ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Baralangi ketika dikonfirmasi.

Donny mengaku belum bisa menerangkan informasi secara rinci terkait peristiwa tersebut.

"Kami belum mengambil keterangan dan ini masih proses. Sementara begitu yang bisa saya informasikan," tutupnya.

Sebelumnya, dua  pekerja perusahaan pengolahan pupuk PT Danendra Untung Abadi di Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang tewas usai tercebur kolam pengolahan pupuk, Jumat (1/3/2022).

Saksi mata bernama Ferry Bukit Siguntang (40) menjelaskan korban tewas dalam insiden tersebut bernama Riski (35) dan Lasiyanto (50).

Penemuan jasad Riski bermula ketika Ferry hendak mencari keberadaan rekan kerjanya tersebut.

"Saya kira teman saya itu sedang tidur. Tau-tau ternyata sudah masuk ke dalam kolam dengan keadaan sudah meninggal dunia. Kejadian sekirar pukul 12:30 siang," ujar Ferry saat ditemui di lokasi kejadian.

Pria berambut pirang ini mengatakan Risky menuju kolam tersebut awalnya hendak mengecek keadaan pompa.

Tak lama setelahnya, rekan kerja yang lain bernama Lasiyanto hendak mengevakuasi Risky dari kolam. Untuk menuju kolam tersebut harus mendaki tangga yang tingginya beberapa meter.

Kata Ferry bau gas yang ada di kolam pupuk cair tersebut begitu kuat.

"Ketika mau naik, gak kuat terus kemudian jatuh. Namun yang lain tidak berani untuk mendekat karena bau gas tersebut," sebut Ferry.

Pria yang baru sehari bekerja di PT Danendra itu mengaku bagian instalasi pengolahan pupuk tersebut dikendalikan oleh 4 orang pekerja.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved