Travelling

Tradisi Nyareh Malem Alias Ngabuburit di Wisata Bukit Jaddih, Bangkalan

Bukit Jaddih termasuk tempat favorit untuk Nyareh Malem alias ngabuburit di Bangkalan.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Ahmad Faisol
Bukit Jaddih di Bangkalan. 

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN – Bukit Jaddih termasuk tempat favorit untuk Nyareh Malem alias ngabuburit di Bangkalan.

Kawasan wisata di Desa Parseh, Kecamatan Socah ini menjadi lokasi berkumpul remaja sampai menjelang waktu berbuka puasa Ramadan.

Para remaja betah nongkrong di atas motor atau sekedar selfie di sejumlah titik jalur tanjakan dan berliku.

Suguhan pemandangan dari patahan-patahan batu menjulang dengan balutan langit senja menambah suasana Nyareh Malem di Wisata Bukit Jaddih semakin eksotik.

"Rutinitas remaja kampung sini selalu ramai setiap sore Ramadan. Nyareh Malem di Bukit Jaddih sudah menjadi tradisi," kata Karimun, warga Desa Jaddih kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (3/4/2022).

Bukit Jaddih menjadi destinasi wisata nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Keindahan hamparan bebatuan kapur seluas sekitar 200 hektar itu memang tidak terbentuk secara alami.

Keindahan bebatuan di perbukitan itu terbentuk akibat kegiatan tambang sejak awal tahun 2000.

Guratan bekas 'tangan' ekskavator menambah pesona dinding bebatuan.

"Para remaja sudah ramai sejak hari pertama Ramadan. Biasanya semakin ramai sekitar sepekan sebelum Lebaran karena masyarakat perantauan banyak yang pulang kampung," terang Karimun.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved