Drummer Debu Kecelakaan di Tol Paspro
Biodata Daood Abdullah Drummer Grup Musik Debu Kecelakaan di Tol Paspro: Asal Amerika, Main FTV
Berikut ini biodata Daood Abdullah Al Daood drummer grup musik Debu yang mengalami kecelakaan di Tol Pasuruan - Probolinggo (Paspro) pada Senin (18/4/
Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
Kecelakaan tersebut mengakibatkan bagian depan mobil Toyota Vellfire ringsek parah.
Dua orang meninggal, dua orang luka berat, dan dua orang luka ringan dalam kecelakaan tersebut.

Dua korban meninggal merupakan Warga Negara Asing (WNA) Malaysia, yaitu Firdaus (31), dan Alhadad Amal Sheikh Aidaros (30).
Dua orang yang mengalami luka berat adalah Daood Abdullah Al Daood, dan Umar (28).
Sedangkan penumpang yang luka ringan adalah Jamilah Binti Abdul Qadir, dan sopir Miyarto.
"Seluruh korban ditangani di RSUD Dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo," kata Iptu Sudirman, Kanit PJR Jatim 4 Tol Paspro kepada SURYAMALANG.COM.
Profil Debu
Debu adalah kelompok pemusik muslim Sufi yang anggotanya berasal dari berbagai negara.
Pertama kali tampil pada tahun 2001 dan sekarang berbasis di Indonesia.
Kelompok musik Debu saat ini beranggotakan 12 orang, masing-masing 6 orang laki-laki dan 6 orang perempuan.
Sebagian besar anggota Debu berasal dari Amerika Serikat, tetapi ada juga anggota yang berasal dari Swedia, Inggris, dan terakhir, bergabung juga anggota dari Indonesia.
Musik yang dimainkan Debu kaya nuansa dengan dentaman rebana pada paduan alunan irama ala Timur Tengah, country, bahkan jazz dan world music.
Berbagai alat musik dari berbagai negara turut melengkapi keragaman musik mereka, seperti santur dari Iran, tambura dari Turki, gendok-gendok dari Sulawesi Selatan digabungkan dengan harmonis bersama harpa, biola, bass dan berbagai jenis perkusi.
Sedangkan lirik-lirik lagunya sufistik, mistis, lahir dari kalbu yang mabuk cinta dan kerinduan pada Allah SWT.
Kelompok musik ini lahir di Amerika Serikat di bawah bimbingan Syekh Fattaah, pendiri Debu sekaligus guru tasawwuf mereka.