Minggu, 19 April 2026

Berita Batu Hari Ini

Pemdes Tulungrejo Berencana Pasang Paving Jalur Pertanian di Junggo

emerintah Desa Tulungrejo menganggarkan Rp 200 juta dari Dana Desa untuk program pemasangan paving di kawasan pertanian.

Penulis: Benni Indo | Editor: rahadian bagus priambodo
Kawasan lahan pertanian di Kota Batu. Pemerintah Desa Tulungrejo menganggarkan Rp 200 juta dari Dana Desa untuk program pemasangan paving di kawasan perkebunan. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Pemerintah Desa Tulungrejo menganggarkan Rp 200 juta dari Dana Desa untuk program pemasangan paving di kawasan pertanian.

Tujuannya, kendaraan seperti pickup bisa melintas untuk mengangkut hasil pertankan.

Saat ini, dalam kondisi jalan yang belum dipasang paving, hanya kendaraan seperti jeep saja yang bisa melintas dengan membawa hasil pertanian.

Sedangkan tidak semua petani memiliki kendaraan seperti itu.

Kepala Desa Tulungrejo, Suliono mengatakan, dampak yang ditimbulkan akibat kondisi tersebut adalah tingginya biaya operasional untuk mengangkut hasil pertanian.

Dengan adanya akses jalan yang bisa dilewati segala macam jenis kendaraan nantinya, diharapkan dapat mengurangi beban biaya para petani.

Hasil pertanian seperti apel dan sayur harus dikemas dengan baik. Sebisa mungkin terhindar dari benturan-benturan agar tidak rusak. Suliono mencontohkan seperti Apel Anna, apel tersebut rawan busuk karena saling berbenturan saat diangkut.

Kawasan yang rencana dipasang paving berada di Dusun Junggo. Dusun ini memang masih banyak memiliki lahan luas untuk pertanian apel dan sayuran. 

"Kemungkinan jalan yang dipasang paving sepanjang 1 Km," ujarnya.

Opsi pemasangan paving dibagi menjadi tiga kategori. Pertama, pemasangan paving dilakukan dengan lebar 4 meter. Kedua, kanan kiri dipaving selebar 70 centimeter pas pada roda mobil, ketiga, dilakukan pemavingan selebar 2 meter saja. 

“Harapan kamk mobil pickup bisa masuk ke lahan. Lalu pengangkutan juga bisa sempurna tanpa ada goyangan pada hasil panen,” terang dia. 

Di sisi lain, pemavingan jalur pertanian tersebut juga dilakukan untuk mendukung kegiatan wisata yang ada di sana seperti saat para wisatawan mengunjungi Pura Luhur Giri Arjuna. 

Suliyono memprediksi jika pengerjaan tersebut tidak akan bisa dilakukan asal-asalan. Pemerintah desa berencana melakukan padat karya untuk pemasangan paving ini.

"Mungkin satu bulan pengerjaan sudah selesai,” pungkasnya. (Benni Indo)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved