Hukum Mengqadha Puasa Ramadan di Bulan Syawal, Lengkap dengan Bacaan Niatnya dalam Tulisan Latin

Simak hukum mengqadha puasa ramadan di bulan Syawal, lengkap dengan bacaan niat puasa qadha dan puasa syawal.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM
Hukum puasa Qadha di bulan Syawal 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Simak hukum mengqadha puasa ramadan di bulan Syawal, lengkap dengan penjelasannya.

Anda juga dapat menyimak bacaan niat puasa qadha dan niat puasa Syawal dalam tulisan latin dan arab di akhir ulasan artikel ini.

Seperti diketahui saat ini umat muslim memasuki satu bulan istimewa yaitu bulan Syawal 1443 H setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Bahkan pada bulan ini umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak melakukan ibadah dan amalan yang dianjurkan, salah satunya adalah puasa Syawal.

Setelah Puasa Ramadan, umat Islam dianjurkan melaksanakan Puasa Syawal enam hari, mulai 2 Syawal.

Baca juga: Hukum Puasa Syawal Jika Tidak Dilakukan 6 Hari Berturut-turut, Simak Penjelasan Lengkapnya

Disebutkan dalam hadist, keutamaannya seperti puasa setahun penuh.

"Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh." (HR Muslim).

Sebagian umat Islam yang masih mempunyai utang puasa Ramadan mungkin bingung, antara Qadha Puasa Ramadan terlebih dahulu, atau melaksanakan Puasa Syawal.

Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan bahwa sebenarnya lebih utama membayar utang puasa Ramadan.

Namun perlu diketahui bahwa hukum menggabungkan Puasa Syawal dan bayar utang Puasa Ramadan, boleh dilakukan.

"Ibu-ibu yang punya utang puasa 7 hari, maka harus dibayar dahulu baru puasa Syawal 6 hari," ujar UAS dikutip dari Youtube Taman Surga.Net, berjudul "SEBAIKNYA PUASA SYAWAL ATAU PUASA GANTI DULU.? | Ust. Abdul Somad. Lc., MA".

Ustadz Abdul Somad kemudian menjabarkan bahwa, apabila tidak kuat melaksanakan Puasa Qadha dan Puasa Syawal maka cukup melaksanakan Puasa Qadha di Bulan Syawal.

"Ibu-ibu kalau tidak kuat mengganti utang puasa dan puasa sunnah Syawal maka cukup mengganti puasa di bulan Syawal, maka ibu puasa qadha di bulan Syawal," jawab Ustadz Abdul Somad.

UAS menerangkan bahwa hal itu tidak masalah, dan bisa mendapat dua keutamaan sekaligus.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved