Berita Malang Hari Ini
Kuliah Daring Berdampak pada Kelulusan Mahasiswa Universitas Brawijaya, Molor Setengah Tahun
Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS menjelaskan jika dampak dari perkuliahan daring maka kelulusannya jadi molor.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM|MALANG-Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS menjelaskan jika dampak dari perkuliahan daring maka kelulusannya jadi molor.
Hal ini merupakan hasil penelitian dari LP3 UB.
"Ada hasil penelitian dampak perkuliahan daring yang dilakukan LP3 UB. Dampaknya ya kuliahnya molor setengah tahun secara umum," kata Nuhfil pada suryamalang.com, Rabu (11/5/2022)
Tak hanya untuk fakultas eksak, tapi juga sosial. Ia menduga karena penggunaan lab untuk penelitian. Apalagi selama pandemi Covid 19, harus bergantian karena diatur jumlahnya yang bisa ke lab.
"Maka upaya saya ya minta pada wadek 1 agar melakukan percepatan-percepatan bimbingan pada mahasiswa. Tolong dilayani. Karena ini dampaknya juga pada akreditasi," papar Nuhfil.
Sedang saat ini, perkuliahan UB harusnya dilakukan hibrid, namun juga ada yang digelar secara daring.
"Tergantung fakultasnya. Ada yang dibuka luring, yang datang dua orang. Mungkin masih suasana Lebaran atau apa. Ada yang memilih daring," kata dia.
Namun ia berupaya pada semester depan, mahasiswa UB bisa luring jika melihat situasi saat ini membaik. "Semoga bisa luring 100 persen. Kalau sekarang ini harusnya hibrid," kata Nuhfil. Sedang Dekan FH UB, Dr Ali Safaat SH MH mengatakan, semester ini sejak awal dirancang hibrid. Maka mahasiswa yang ingin kuliah luring harus daftar dan datang ke kampus.
Jika daftar daring, maka ikut perkuliahan daring. "Kita akan evaluasi untuk semester depan untuk dilaksanakan luring tapi sambil melihat perkembangan nanti dan keputusan pemerintah," katanya. Dikatakan, nanti pihaknya tidak meninggalkab daring sama sekali karena memberikan kemudahan bagi dosen dan mahasiswa juga.
Untuk mata kuliah yang mengarah pada keterampilan harus luring atau tatap muka langsung. Seperti praktik peradilan dan hukum acara. Praktik itu perlu aspek khusus berupa kehadiran. Sylvianita Widyawati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Rektor-Universitas-Brawijaya-UB-Prof-Dr-Ir-Nuhfil-Hanani-MS.jpg)