Berita Malang Hari Ini

10 Prodi di Universitas Islam Malang Jalani Proses Akreditasi Internasional

10 program studi di Universitas Islam Malang (Unisma) menjalani proses akreditasi dari lembaga akreditasi Jerman.

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi. 10 program studi di Universitas Islam Malang (Unisma) menjalani proses akreditasi dari lembaga akreditasi Jerman. 

SURYAMALANG.COM|MALANG- Sebanyak 10 program studi (prodi) di Universitas Islam Malang (Unisma) menjalani proses akreditasi dari lembaga akreditasi Jerman.

Hasil akreditasi dari tiga prodi diperkirakan akan turun bulan ini atau Juli 2022. Sedang tujuh prodi lainnya juga diarahkan ke akreditor Jerman.

"Komentar anggota asesornya sejauhnya ini sangat terkesan. Mungkin Juni atau Juli 2022 sudah ada yang turun hasil akreditasinya," jelas Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi dalam konferensi pers lewat zoom, Rabu malam (22/6/2022). 

Untuk tiga prodi eksakta lewat lembaga akreditasi Jerman ASIIN adalah prodi Agribis, Agroteknologi dan Peternakan.

Lima asesor dari Jerman sudah datang ke Unisma pada Februari 2022 lalu, sehingga tinggal menunggu hasilnya.

Menurut Rektor, akreditasi internasional diperlukan untuk mewujudkan Unisma sebagai world class university.

Sedang tujuh prodi lainnya antara lain Manajemen, Akuntansi, Ilmu Hukum, Administrasi Niaga dan lainnya.

"Selain itu supaya lulusan berdaya saing global," tandasnya. Sebagai destinasi pendidikan tinggi, Unisma kini memiliki 17.000 mahasiswa. Jumlah mahasiswa internasionalnya ada 500 orang dari 34 negara. Antara lain dari Amerika Serikat, Rusia, Libya, Thailand dan sejumlah negara lainnya.

Sedang mahasiswa Unisma ada juga yang mengambil kuliah di luar negeri lewat transfer kredit ke perguruan tinggi mitra seperti di Rusia, Taiwan, China.

Jumlah perguruan tinggi luar negeri yang menjadi mitra sebanyak 187 perguruan tinggi, bagian dari 486 kerjasama Unisma. Sedang jumlah prodi yang dimiliki sebanyak 36 prodi.

Sementara itu, untuk mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Unisma saat menjalani UKM PPD (Ujian Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter) sebagai first taker juga selalu lulus 100 persen diantara 87 FK dari PTS-PTN. Menurut Rektor, Unisma memiliki distingsi dengan model pembelajaran yang mengintegrasikan dengan keagamaan. Namun mengusung sikap toleran, modern.

Unisma juga meningkatkan sarana prasarananya. Seperti pengembangan lab, perpustakaan yang sudah berakreditasi A dan gedung kampus baru.

Sebab di gedung kampus utama yang memiliki luas  sekitar 7 hektare sudah penuh.

Saat ini Unisma juga sedang membangun agrokomplek seluas  1 hektare di Kabupaten Malang untuk berbagai fakultas. 

Juga ada lab perternakan di Jengglong, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang juga memiliki produksi kopi sendiri.

"Sekarang kami punya orientasi membangun sarpras yang lengkap untuk meningkatkan kualitas pendidikan," jelas rektor.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved