Berita Pasuruan Hari Ini
Usai Karaoke dan Bercinta di Villa Tretes Pasuruan, Suami Tega Bunuh Istri Gegara Dipicu Api Cemburu
Usai Karaoke dan Bercinta di Villa Tretes Pasuruan, Suami Tega Bunuh Istri Gegara Dipicu Api Cemburu
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Pembunuhan sadis terjadi di Villa Pecalukan, Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Pembunuhan ini dilakukan oleh suami terhadap istrinya lantara dipicu api cemburu.
Tersangka pembunuhan adalah Hasanudin warga Dusun Krajan, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan
Sedangkan korban, atau istrinya, adalah Desi Rosiana.
Hasanudin dan Desi sempat berhubungan badan sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi.
Bahkan, Hasanudin sempat karaoke bersama istrinya.
Baca juga: Tretes Gempar! Cewek Ditemukan Tewas di Bak Mandi Villa Prigen Pasuruan, Diduga Dibunuh Suami
Baca juga: Kisah Cinta Muhadi dan Surti Bersatu Kembali Seusai Terpisah 30 Tahun, Ada Rasa Bahagia dan Canggung
"Ya sempat nyanyi dan hubungan badan satu kali."
"Ya niatnya, ke villa itu untuk menjalin komunikasi yang baik dan ngomong yang enak terkait masalah itu," kata Hasanudin saat pers rilis di Polsek Prigen, Selasa (28/6/2022).
Hasanudin mengaku tidak nyaman dengan kondisi rumah tangganya yang diterpa ombak karena istrinya berhubungan dengan pria lain.
Bahkan, ia sudah menceritakan permasalahan itu ke mertuanya, atau orang tua korban.
"Ya saya tidak nyaman. Saya ingin masalahnya cepat selesai."
"Saya juga sudah mengingatkannya untuk tidak meneruskan hubungan terlarang itu, tapi dia berkilah dan hanya sebatas chat saja tidak lebih dari itu," tambah Hasanudin.
Ia mengaku tidak kenal dengan pria yang sedang menjalin hubungan dengan istrinya.
Namun, ia mengaku sudah pernah menegur pria itu.
Bahkan, ia mengajak pria itu ketemu baik-baik untuk membicarakan hal itu.
"Ya saya cemburu," ujarnya.
Istri Dicekik
Kapolsek Prigen AKP Decky Tjahjono Tri Yoga mengatakan, tersangka pembunuhan Hasanudin menghabisi istrinya hingga tewas dengan beberapa cara.
Dalam pemeriksaan, kata Kapolsek, tersangka mengaku pertama mencekik leher istrinya hingga korban kesulitan bernapas.
Itu dilakukan tersangka setelah menyanyi dan berhubungan badan bersama.
Istrinya tidak terima diingatkan untuk tidak berhubungan dengan pria lain. Tersangka pun naik pitam.
"Dari pengakuan tersangka, korban sempat melawan. Hingga akhirnya, tersangka menggunakan cara lain," kata Kapolsek saat rilis.
Selang 10 menit kemudian, kata Kapolsek, tersangka membenturkan kepala korban ke sandaran kasur di kamar villa yang disewanya.
Setelah itu, tersangka melepas sarung bantal dan mengingatkannya ke leher korban. Korban masih memberikan perlawanan.
"Termasuk, saat tersangka membungkam wajah korban dengan bantal. Korban sempat berontak melakukan perlawan," jelasnya.
Tak berhenti di situ, tersangka membawa korban ke kamar mandi dan menenggelamkan kepalanya ke dalam air beberapa kali.
"Dari hasil visum, korban ini meninggal akibat kesulitan bernapas secara perlahan, kemungkinan ya akibat ditenggelamkan di dalam air," tegasnya.
Ia mengaku pihaknya masih akan melakukan penyelidikan mendalam. Ia mengaku masih akan memeriksa kondisi tersangka.
"Yang jelas motifnya asmara. Dia cemburu, istrinya punya hubungan dengan laki - laki lain, tapi marah akibat istrinya tidak bisa diingatkan," pungkas dia.
Ketahuan Foto Dengan Pria Lain
Hasanudin mengaku kesal dengan istrinya, Desi Rosiana.
Hingga akhirnya, ia gelap mata dan membunuh istrinya di sebuah villa di Pecalukan, Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Pengakuan itu ia sampaikan saat Polsek Prigen menggelar press rilis hasil ungkap kasus pembunuhan di halaman Polsek Prigen, Selasa (28/6/2022).
Dia mengaku kesal karena perempuan yang dinikahinya tahun 2012 ini tidak bisa diajak bicara baik-baik.
"Dia jawab aja kalau dikasih tahu," katanya.
Ia mengakui jika rumah tangga yang dibina dengan istrinya ini memang sedang diterpa masalah.
Ia menduga istrinya memiliki hubungan dengan pria lain.
Penjual bunga ini mengaku pernah memergoki istrinya foto dengan pria lain. Beberapa kali, ia juga melihat sendiri chat istrinya dengan pria itu.
"Ya seminggu terakhir ketahuannya. Terus saya kasih tahu baik-baik, jangan diteruskan hubungannya, tidak baik. Ingat sudah punya anak dua," lanjutnya.
Alih-alih mendapat jawaban melegakan, ia justru mendapati istrinya ini melawan. Istrinya melawan dan tidak terima diingatkan.
"Saya kecewa, saya ini niat mempertahankan hubungan dan memberi tahu baik-baik kok jawabannya tidak mengenakkan," ungkapnya.
Termasuk, kata dia, sesaat sebelum dirinya melakukan pembunuhan. Ia mengaku ingin bicara baik-baik agar permasalahan ini tidak berkepanjangan.
"Lah jawabannya masih meweli atau melawan. Saya langsung gelap mata, dan langsung melampiaskan kemarahan itu," ujarnya.
Bapak dua anak ini mengaku menyesal setelah melakukan perbuatan itu. Ia mengaku tidak sadar melakukan hal itu.
"Makanya, saya menyesal dan menyerahkan diri," tutupnya.
Update Google News SURYAMALANG.COM
