Niat Sholat Idul Adha Dalam Tulisan Latin dan Terjemahan, Lengkap Tata Cara Gerakan saat Sholat

Berikut bacaan niat sholat Idul Adha dalam tulisan latin, arab, dan terjemahan lengkap tata cara sholat Idul Adha.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/Canva.com
Ilustrasi - Bacaan niat dan tata cara Sholat Idul Adha 2022 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut bacaan niat sholat Idul Adha dalam tulisan latin, arab, dan terjemahan.

Di akhir ulasan juga terdapat tata cara sholat Idul Adha yang akan diselenggarakan oleh umat Islam.

Seperti diwartakan sebelumnya, Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 2022 atau 10 Dzulhijjah jatuh pada Minggu (10/7/2022).

Namun sebelum menyambut Idul Adha, terlebih dahulu Anda dapat menyimak bacaan niat sholat Idul Adha dan tata cara sholat Idul Adha berikut ini.

Penting diketahui, membaca takbir sebelum sholat Id menjadi satu di antara hal yang disunahkan.

Selanjutnya, mulai malam ini gema takbir pun akan berkumandang.

Baca juga: Bacaan Takbir Malam Hari Raya Idul Adha 2022 Versi Panjang dan Pendek, Serta Keutamaannya

Dikutip dari Buku Panduan Muslimah oleh Ust. M. Syukron Maksum, ada beberapa hal yang disunahkan sebelum sholat Id.

Di antaranya membaca takbir, mandi, berhias serta makan terlebih dahulu.

Berikut ini bacaan takbir Idul Adha:

Seperti dilansir dari Tribun Medan: Bacaan Niat Sholat Idul Adha Arab Latin dan Artinya, Lengkap Tata Cara Gerakan Sholat

Bacaan takbir idul adha:

اَللهُ أًكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ اْلحَمْدُ.

"Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallahu wallaahu akbar, Allaahu akbar walillaahil hamd." 3x

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan bagi Allah-lah segala puji.

Baca juga: Janda Muda Nekad jadi PSK, Berharap Ada Pria Baik Hati yang Akan Menikahinya Lagi

Sementara itu, ada pula bacaan takbir yang lebih panjang lagi:

مُخْلِصِينَ لَهُ الدينَ وَلَوْ كَرِهَ الكافِرُون، لا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الأحْزَابَ وَحْدَهُ، لا إِلهَ إِلاَّ اللّه واللَّهُ أكْبَرُ

“Allahu akbar kabira, wal hamdulillahi katsira, wa subhanallahi bukrataw wa ashila, la ilaha illallah, wa la na’budu iyyahu mukhlisina lahud din, wa law karihal kafirun, la ilaha illlallah wahdah, shadaqa wa’dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzab wahdah, la ilaha illallah wallahu akbar”

Artinya: Ya Allah, Engkauhlah Tuhanku, tiada Tuhan melainkan Engkau, Engkaulah yang menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu dan aku berada dalam ketentuan dan janji-Mu sedapat yang aku lakukan.

Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang telah aku lakukan, aku mengakui kenikmatan-kenikmatan-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku, dan aku pun mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku, Ya Allah, akrena sesungguhkanya tiada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.

Adapun sebagai informasi, berikut ini niat dan tata cara sholat Idul Adha, dikutip dari Buku Panduan Muslimah oleh Ust. M. Syukron Maksum:

- Memulai dengan niat shalat Idul Adha

Niat sholat Idul Adha dan Tata Caranya

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًا\إِمَامًا) للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati (makmuman/imaaman) lillaahi ta’aalaa

“Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

- Membaca takbiratul ihram (الله أكبر) sambil mengangkat kedua tangan.

- Untuk rakaat pertama, membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

- Membaca surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah dari Al Quran, seperti membaca surat Qaf atau Al-A'laa.

- Ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti sholat biasa.

- Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan.

- Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah dari Al Quran, seperti Surat Al-Ghasyiyah.

- Ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.

- Setelah salam, maka disunnahkan mendengarkan khutbah Idul Adha.

Ikuti berita puasa Dzulhijjah dan Idul Adha 2022 lainnya. 

Update berita terbaru di Google News SURYAMALANG.com 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved