Wenny Ariani Muak Digantung Rezky Aditya, Janji Tes DNA Belum Dipenuhi: Gak Gentle

Wenny Ariani muak digantung Rezky Aditya, janji tes DNA belum dipenuhi: gak gentle

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
Instagram @thereal_rezkyadhitya/@wenny_kekey_real
Wenny Ariani (kiri) muak dengan Rezky Aditya (kanan), janji tes DNA sampai sekarang belum dipenuhi 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wenny Ariani mulai muak digantung Rezky Aditya perkara kasus pengakuan anak yang tak kunjung selesai. 

Selama satu tahun terakhir, Wenny Ariani hanya minta Rezky Aditya mengakui Kekey sebagai putri kandungnya. 

Setelah Pengadilan Banten memutuskan aktor Rezky Aditya adalah ayah kandung Kekey, suami Citra Kirana itu berjanji akan melakukan tes DNA

Tes DNA itu untuk memvalidasi keputusan Pengadilan dan dianggap adil untuk semua pihak. 

Sayangnya, sampai kini Rezky Aditya masih belum melakukan tes DNA sebagaimana janji yang sudah diucapkan. 

Hal inilah yang membuat Wenny Ariani meradang dan memberi sindiran keras untuk Rezky Aditya.

Tak tanggung-tanggung, Wenny Ariani juga blak-blakan menyebut Rezky Aditya bukan laki-laki sejati.

"Enggak suka liat, enggak gentle Rezky. Terlalu tidak laki-laki buat saya," kata Wenny Ariani seperti dikutip dari YouTube KH Infotainment Rabu (13/07/2022).

Bukan cuma itu, Wenny Ariani pun meminta kepada Rezky Aditya untuk menghadapi masalah ini layaknya sikap laki-laki sejati.

Apalagi beberapa waktu lalu Rezky Aditya juga mengaku bersedia untuk melakukan tes DNA.

"Kami menunggu balasan dari Rezky untuk secepatnya direalisasikan," sambung Wenny Ariani.

Mengutip Grid.id 'Rezky Aditya Dituding Lari, Wenny Ariani Sebut Bukan Laki-laki Sejati'

Wenny Ariani saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Denny Sumargo
Wenny Ariani saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Denny Sumargo (SURYAMALANG.COM/YouTube Denny Sumargo)

Wenny juga meminta pengacara Rezky Aditya, Ana Sofa Yuking untuk langsung menghubungi pengacaranya jika ingin membahas soal kasus ini.

Pasalnya, pengacara Rezky disebut sering berkomunikasi terkait kasus ini melalui teman-teman Wenny.

"Kami menunggu dan belum ada tes DNA hingga saat ini."

"Satu-satunya penyelesaian kasus ini adalah DNA. Tapi tidak pernah ada respons yang bagus dari Rezky maupun kuasa hukumnya. Apalagi Rezky selalu menghindar."

"Belum ada komunikasi. Jadi kalau komunikasi, ibu pengacaranya silahkan berkomunikasi dengan pihak lawyer saya. Jangan melalui perantara pihak teman saya."

"Di sinikan kita sudah pengalaman gitu ya, kalau pakai perantara itu terjadi miskomunikasi, mungkin maksudnya si ibu (pengacara) apa, kita apa," ujar Wenny Ariani

Wenny dan kuasa hukumnya berharap pihak Rezky Aditya bisa segera memutuskan apakah ingin melanjutkan tes DNA atau menerima putusan PT Banten dengan lapang dada.

Wenny Ariani berharap kasus ini bisa segera terselesaikan mengingat kondisi ini sangat berpengaruh pada psikis Kekey yang masih di bawah umur.

"Sebaiknya sampaikan maksud dan tujuannya langsung kepada kuasa hukum saya," tegas Wenny Ariani.

Mengutip Grid.id 'Wenny Ariani Desak Pihak Rezky Aditya Segera Tes DNA'.

Rezky Adhitya
Rezky Adhitya (Instagram @thereal_rezkyadhitya)

Sebagaimana diketahui, tes DNA harus dilakukan oleh persetujuan kedua belah pihak.

Hasil tes tidak akan sah apabila salah satu dari kedua pihak tidak menyetujui dilakukannya tes tersebut.

Dengan ini Wenny Ariani tak bisa melakukan tes DNA terlebih dahulu apabila tidak dibarengi dengan kesediaan Rezky Aditya

"Kita tidak bisa melakukan itu sepihak, harus ada persetujuan dari dua belah pihak." tegasnya. 

Kasus ayah biologis ini memang sudah muncul di media sejak tahun 2021 lalu.

Namun, hingga kini Wenny masih memperjuangkan hak putri semata wayangnya agar bisa diakui oleh sang ayah, yakni Rezky Aditya secara hukum.

Ikuti berita Citra Kirana, Rezky Aditya dan Wenny Ariani lainnya. 

Update berita terbaru di Google News SURYAMALANG.com 

(Grid.id|Nur Andriana|Citra Kharisma)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved