Berita Batu Hari Ini

Komnas Perlindungan Anak Sambangi Kejari Batu Jelang Bacaan Penuntutan Terdakwa Julianto Eka

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait memberikan dukungan JPU agar tuntutan yang dibacakan di pengadilan terhadap JE bisa maksimal

suryamalang.com/beni
Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mendatangi Kejari Batu setelah mengunjungi Lapas Klas I Malang. Kedatangan Arist ke Kejari Batu untuk berkoordinasi sekaligus memberikan dukungan kepada JPU agar tuntutan yang dibacakan di pengadilan terhadap JE bisa maksimal. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mendatangi Kejari Batu setelah mengunjungi Lapas Klas I Malang.

Kedatangan Arist ke Kejari Batu untuk berkoordinasi sekaligus memberikan dukungan kepada JPU agar tuntutan yang dibacakan di pengadilan terhadap JE bisa maksimal.

Arist datang ke Kejari Batu setelah sejumlah anak muda selesai menggelar aksi damai di depan Kejari Batu.

Kepada para jurnalis, Arist mengatakan, agar tuntutan yang dibacakan oleh jaksa bisa memenuhi harapan korban. Arist berharap ada tuntutan maksimal yang dibacakan oleh jaksa.

"Karena dakwaan yang diberikan kepada JE ancamannya cukup berat, bisa seumur hidup bahka hukuman mati, tapi nanti tergantung jaksa. Siang ini kami koordinasi karena kami mewakili korban dan jaksa sebagai pengacara negara. Mudah-mudahan JPU mendengar spirasi dari korban, tuntutan masyarakat juga agar kasus ini berkeadilan," terang Arist, Selasa (19/7/2022).

Arist juga berharap JE bisa dihadirkan di pengadilan. Hal itu sebagai bentuk keadilan terhadap penyintas atau korban. Dikatakan Arist, sejak sidang pertama hingga yang ke-19, JE bisa hadir di tengah persidangan dengan mengenakan pakaian bebas serta tanpa mengendarai kendaraan tahanan.

"Kami juga berharap JE hadir di pengdailan, tidak online. Pasalnya, sidang 1 sampai 19, JE bisa hadir karena tidak ditahan secara terbuka, itu artinya tidak berkeadilan agi korban. Oleh karena itu, kami meminta agar JE bisa dihadirkan secara langsung," tegasnya. 

Arist ingin JE datang ke persidangan dengan pakaian tahanan dan diantar dengan kendaraan tahanan. Menurutnya, tidak boleh ada perlakuan spesial terhadap Predator anak.

"Saya ingin JE datang ke persidangan dengan baju tahanan. Bagi saya tidak ada kata toleransi terhadap predator," tegasnya.

JE akan menjalani persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan. Sebelumnya, JE sudah menjalani sidang sebabnyak 19 kali di Pengadilan Negeri Malang.

Sepanjang persidangan, banyak terjadi dinamika, mulai dari aksi unjuk rasa di depan PN Malang hingga sikap pertentangan antara Arist Merdeka Sirait dengan pengacara JE yakni, Jeffry Simatupang.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved