Berita Batu Hari Ini

Pembangunan Uji KIR Kota Batu Tidak Sesuai Jadwal

Rencana jadwal pembangunan tempat Uji KIR di Kota Batu tidak sesuai rencana.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
PROKOPIM KOTA BATU
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko meninjau gedung bekas KPU Kota Batu yang akan dijadikan tempat Uji KIR. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Rencana jadwal pembangunan tempat Uji KIR di Kota Batu tidak sesuai rencana.

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKP) Kota Batu rencananya akan membangun tempat Uji KIR yang berada di Desa Junrejo itu pada akhir Juni 2022, namun hingga memasuki Juli 2022, belum ada aktivitas pembangunan.

Kepala DPKP Kota Batu, Bangun Yulianto menjelaskan, keterlambatan terjadi karena terhambat proses pembongkaran gedung yang dulunya dipakai oleh KPU Kota Batu itu.

Ia juga mengatakan bahwa pemenang lelang telah berkontrak dan segera melaksanakan kewajibannya.

"Untuk pembangunan tempat uji KIR sudah ada pemenang lelang dan telah berkontrak. Seharusnya pembangunan bisa dimulai akhir Juni lalu tapi karena terhambat pembongkaran gudang milik KPU, jadinya molor," ujar Bangun. 

Bangun telah menjalin koordinasi dengan pihak aset untuk segera dilaksanakan pelelangan pembongkaran gedung.

Jika proses pembongkaran berjalan segera, maka pembangunan juga bisa segera dilaksanakan.

Kabid Aset BKAD Kota Batu, Agung Suryo menjelaskan, progres pembongkaran gedung aset milik KPU telah dikoordinasikan dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang saat ini.

BKAD sudah berkoordinasi dengan KPKNL Malang untuk lelang pembongkaran gedung. 

"Dari KPKNL menyampaikan akan turun pekan ini untuk melakukan penilaian atau menaksir harga lelang," beber Agung. 

Ketika taksiran harga lelang telah diketahui, akan segera menyusun dokumen lelang hingga diumumkan pemenang lelang.

Agung menyampaikan untuk perkiraan lama lelang sekitar satu minggu. 

Di tempat berbeda, Kepala Dishub Kota Batu, Imam Suryono dengan ada tempat Uji KIR diharap bisa memfasilitasi uji kendaraan yang ada di Kota Batu.

Selama ini, kendaraan angkutan harus melakukan Uji KIR di Kabupaten Malang dan Kota Malang

"Kami berhitung pendapatan daerah yang dapat dihasilkan dari Uji KIR bisa mencapai sekitar 1,5 miliar per tahun," ujarnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved