Berita Surabaya Hari Ini

Polisi Mulai Periksa Para Korban Eksploitasi Ekonomi yang Dialami Siswa Sekolah SPI Kota Batu

tiga korban kasus eksploitasi ekonomi anak di bawah umur, yang menyeret Julianto Eka (JE) pendiri Sekolah SPI di Batu jalani pemeriksaan sebagai saksi

ss/kompastv
Julianto Eka Putra saat diundang di acara Hitam Putih pada 7 Agustus 2017, silam. tiga korban kasus eksploitasi ekonomi anak di bawah umur, yang menyeret Julianto Eka (JE) pendiri Sekolah SPI di Batu jalani pemeriksaan sebagai saksi 

SURYAMALANG.COM|SURABAYA-Sedikitnya tiga korban kasus eksploitasi ekonomi anak di bawah umur, yang menyeret Julianto Eka (JE) pendiri Sekolah SPI di Batu,  telah diperiksa penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim. 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, satu korban masih menjalani pemeriksaan penyidik sebagai saksi di Ruang Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, pada Selasa (2/8/2022). 

Tiga orang korban yang telah diperiksa itu, bagian dari 13 orang korban yang telah melapor melalui layanan hotline pengaduan di Ditreskrimum Polda Jatim dan Polres Batu.

Berdasarkan catatan penyidik belasan orang korban itu, melapor pada waktu yang berbeda. Rinciannya, pada Selasa (12/7/2022), 5 orang; Rabu (13/7/2022), 2 orang; Kamis (14/7/2022), 1 orang; Senin (18/7/2022), 3 orang; dan, Selasa (19/7/2022), 2 orang. 

"Kemudian hasil dari beberapa yang sudah kita periksa, yang bersangkutan dipekerjakan untuk membangun dan bekerja membersihkan sungai, mengangkat batu mencangkul termasuk melakukan kegiatan kegiatan ekonomi, yakin berjualan di kampung kids maupun berjualan di luar kampung kids," ujarnya di Mapolda Jatim, Selasa (8/7/2022). 

Beberapa waktu ke depan. Kombes Pol Dirmanto mengatakan, pihaknya masih akan berfokus pada pemeriksaan para korban sebagai saksi. 

Oleh karena itu, pihaknya belum dapat menentukan, agenda pemeriksaan terhadap JE sebagai pihak terlapor. 

"Kita masih berlanjut, kita masih mencari waktu, sehingga para korban eksploitasi ini bisa kita panggil, bisa kita periksa untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya. 

Sekadar diketahui, JE terdakwa kasus asusila terhadap anak asuhnya di Sekolah SPI, Kota Batu, ternyata juga dilaporkan ke kepolisian, atas dugaan kasus eksploitasi ekonomi pada anak dibawah umur. 

Korbannya yang melaporkan kasus tersebut pertama kali, berjumlah enam orang, berinisial RB dan kawan-kawan. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved