Travelling

Sego Karak Gimbal Tempe, Kuliner Unik Khas Gresik

Anda bisa menikmati sego karak gimbal tempe khas Gresik di warung milik Sumiati (56) yang berada di Jalan Amuntai GKB.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Willy Abraham
Sego karak gimbal tempe khas Gresik. 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Sego Karak Gimbal Tempe menjadi kuliner unik di Gresik.

Anda bisa menikmati sego karak gimbal tempe khas Gresik di warung milik Sumiati (56) yang berada di Jalan Amuntai GKB.

Meskipun bernama karak, tetapi bukan nasi basi yang dikeringkan.

Sego karak ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.

Sego karak biasa disebut dengan nasi aking.

Umumnya, sego karak adalah nasi bekas atau sisa yang dikeringkan.

Tapi sego karak di Gresik bukan berbahan nasi.

Sego karak ini terbuat dari beras ketan merah dan beras putih pilihan, ditambah dengan parutan kelapa, cabai.

Kemudian ada gimbal tempe sebagai pendampingnya.

Pembeli antre di warung milik Sumiati sejak pagi.

Sumiati adalah generasi ketiga yang mengelola kuliner khas Gresik ini.

Sumiati sudah delapan tahun berjualan sego karak.

"Kalau hari biasa menghabiskan 10 sampai 12 kilogram beras ketan. Kalau ramai, bisa habis 15 dampai 20 kilogram," kata Sumiati kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (3/8/2022).

Sebungkus sego karak seharga Rp 8.000.

"Saya kira nasi basi, ternyata bukan. Setelah saya coba, ternyata enak," kata pembeli bernama Dwi Lestari.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved