Berita Blitar Hari Ini
Emak-emak Kreatif di Kota Blitar, Tanam Sayur di Lahan Sempit Sekitar Rumah
Emak-emak menanam sayur dengan memanfaatkan lahan sempit di Perumahan Bengawan Solo, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, BLITAR - Emak-emak menanam sayur dengan memanfaatkan lahan sempit di Perumahan Bengawan Solo, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Emak-emak menanam bermacam tanaman produktif, mulai sawi, cabai, terong, dan kangkung.
Para ibu-ibu juga belajar membuat pupuk organik cair sendiri sebagai penyubur tanaman.
Bermacam sayuran ditanam di sisa lahan pinggir bangunan rumah warga. Sebagian sayuran ditanam dalam pot dari galon bekas air mineral.
"Kami sangat mendukung gerakan ibu-ibu menanam sayuran di lahan sempit sekitar lingkungan. Ini bagian mendukung program ketahanan pangan," kata Dadang Setiawan, Pengurus Pokmas RW 9 Kelurahan Pakunden kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (4/8/2022).
Dadang mengatakan, para ibu di lingkungannya juga sudah mendapat pelatihan membuat pupuk organik cair.
Pupuk organik cair dari hasil pelatihan bisa diaplikasikan untuk memupuk sayuran yang ditanam di sekitar lingkungan.
"Sebelumnya, ibu-ibu mendapat pelatihan membuat pupuk organik cair lewat program RT Keren dari Pemkot Blitar," ujarnya.
Salah satu ibu rumah tangga, Kusnul mengatakan kegiatan menaman sayur di lahan sempit sekitar perumahan sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan di tengah isu krisis pangan.
Warga bisa menggunakan sayur yang ditanam di sekitar rumah untuk bahan masak.
"Sayurannya tidak harus beli, bisa memetik sendiri di sekitar rumah," katanya.
Dia memastikan sayuran yang ditanam ibu-ibu lebih sehat karena perawatannya menggunakan bahan organik.
"Kami menggunakan pupuk organik untuk merawat tanaman, jadi lebih aman dikonsumsi," ujarnya.