Berita Surabaya Hari Ini

Pelaku Pembunuhan di Pos Lalu Lintas Arjuno Masih Berkeliaran, Delapan Tahun Tak Terungkap

dalam rekaman cctv, pelaku tampak mengenakan celana coklat, jaket hitam dan sepatu PDL hitam serta menggunakan helm.

surya.co.id/firman
Sketsa wajah pelaku pembunuhan di pos polisi lalu lintas jalan Arjuno Surabaya pada Sabtu (16/4/2014) lalu. Hingga saat ini, pelaku masih bebas berkeliaran. 

SURYAMALANG.COM|SURABAYA -  Delapan tahun yang lalu, jenazah laki-laki bernama Wiji (35) warga Kediri di dalam pos polisi lalu lintas jalan Arjuno Surabaya pada Sabtu (16/4/2014).

Kasus Wiji yang ditemukan tewas bersimbah darah dengan beberapa luka itu sampai saat ini belum jelas.

Wiji yang mengalami luka tusuk di dada tembus ke jantung, tewas dengan mengenaskan. 

Bahkan emas batangan seberat 100 gram beserta kwitansinya senilai Rp 48.750.000 yang dibawa korban untuk diantar kepada pembelinya juga raib dibawa pelaku.

Lantaran korban tewas di Pos Polisi, penyidik sempat menduga pelaku adalah oknum anggota Satuan Lalu Lintas.

Saat itu, dalam rekaman cctv, pelaku tampak mengenakan celana coklat, jaket hitam dan sepatu PDL hitam serta menggunakan helm.

Dari dugaan tersebut, Polrestabes Surabaya sempat mengambil gambar (foto) anggota Polantas yang dicurigai untuk dicocokkan dengan rekaman CCTV.

Namun hingga saat ini pelaku belum berhasil ditangkap. Hal itu semakin menguatkan dugaan pelaku adalah oknum polisi.

Prof. DR Sunarno Edy Wibowo SH. M.Hum pakar hukum pidana dari Universitas Narotama Surabaya, meminta Polri khususnya Polrestabes Surabaya untuk melakukan penyelidikan secara profesional dan segera mengungkap pelaku.

"Nah ini, kasus sejak 8 tahun lalu tapi belum diungkap dan menangkap pelakunya, ini ada apa?. Saya minta agar Polri khususnya Polrestabes Surabaya bekerja secara profesional," terangnya, Selasa (9/8/2022).

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved