Berita Arema Hari Ini
Peringatan Tegas untuk Aremania Jelang Arema FC Vs Persija, Panpel Beri Hukuman Ini Jika Dilanggar
Inilah peringatan tegas Panpel atau panitia pelaksana untuk Aremania jelang laga Arema FC Vs Persija.
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko
"Harapannya ini bisa membuat mereka jera," ujar Haris.
Dilansir dari Wearemania via Tribun Batam: Arema FC vs Persija Jakarta, Panpel Wanti-wanti Aremania: Kami Ambi Langkah Tegas
Setelah melakukan penelusuran, Abdul Haris menegaskanpelaku penyalaan Flare di tribune stadion bukan dari Aremania.
Menurut Haris, oknum yang menyalakan flare hanya mengatasnamakan diri sebagai Aremania.
"Gara-gara flare ini Arema harus membayar denda 170 juta rupiah ditambah 100 juta rupiah di kandang Bali United,"
"Kalau ini terus berlanjut maka bisa saja ada sanksi laga tanpa penonton, bahkan laga usiran,"
"Saya yakin kalau Aremania tak akan bertindak yang merugikan klub seperti itu," pungkas Abdul Haris.
Diketahui sebelumnya Arema FC diberi sanksi denda yang nilainya mencapai Rp 270 juta juga dari peristiwa di dua pertandingan Liga 1 2022.
Komdis PSSI memberikan sanksi denda Rp 170 juta pada Arema FC karena pelanggaran di laga Pekan ke 3 saat Arema FC menjamu PSS Sleman.
Berikutnya, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 100 juta karena ulah ARemania di laga tandang melawan Bali United.

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman denda dengan nilai total 170 juta Juta Rupiah kepada Arema FC berkaitan dengan ulah nakal Aremania saat pertandingan melawan PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan pada 5 Agustus 2022.
Denda 170 Juta itu merupakan nilai total dari 3 sanksi denda karena adanya 3 pelanggaran yang semuanya karena ulah suporter.
Pelanggaran pertama, karena penyalaan flare di dalam stadion yang menyebabkan sanksi denda Rp 100 juta.
Berdasarkan surat dengan nomor 016/L1/SK/KD-PSSI/VII/2022 yang diterima oleh manajemen Arema FC pada Senin (15/8/2022), Arema FC dinilai melakukan pelanggaraan karena ulah suporter yang menyalakan flare di tribun utara dan selatan stadion Kanjuruhan. Denda akibat pelanggaran itu sebesar Rp 100 juta.
Pelanggaran kedua, karena pelemparan gelas air mineral yang mengakibatkan denda sebesar Rp 50 juta.