Berita Arema Hari Ini

Jelang Big Match Arema FC Vs Persib Bandung, Polres Malang Soroti Flare dan Aksi Copet

Polres Malang akan lebih memperketat pemeriksaan barang bawaan Aremania di pintu masuk tribun Stadion Kanjuruhan pada laga Arema FC vs Persib Bandung

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Aremania menyalakan flare dalam laga uji coba antara Arema FC vs PSIS Semarang, Minggu (22/5/2022). 

SURYAMALANG.COM.COM, MALANG - Polres Malang akan lebih memperketat pemeriksaan barang bawaan Aremania di pintu masuk tribun Stadion Kanjuruhan pada laga Arema FC vs Persib Bandung, Minggu (11/9/2022).

Big match Arema FC vs Persib Bandung ini terjadi pada pekan kesembilan Liga 1 2022.

"Petugas akan mengecek barang pribadi milik penonton sebelum masuk stadion."

"Senjata tajam, petasan terutama flare dan barang yang dilarang tidak akan kami izinkan dibawa masuk," terang Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik ketika dikonfirmasi SURYAMALANG.COM.

Menurut Taufik, pihak keamanan telah berkoordinasi dengan panitia pelaksana Arema FC untuk menindak tegas suporter yang menyalakan flare.

Baca juga: Bikin Malu Arema FC, Komplotan Copet di Stadion Kanjuruhan Adalah Warga Kabupaten dan Kota Malang

Baca juga: Bobotoh-Viking Batal Away ke Malang untuk Mendukung Persib Bandung, Begini Respon Panpel Arema FC

"Karena flare dapat mengganggu kenyamanan para penonton yang lain terutama anak-anak di bawah umur, orang tua dan terlebih dapat menggangu pandangan pemain sepak bola."

"Kami ingin kandang Singa bebas asap flare dan rasisme," jelas Taufik.

Terakhir, Taufik meminta suporter mewaspadai aksi copet.

Polisi memperingatkan konsekuensi hukum pidana kepada setiap pelaku pencopetan.

"Waspada terhadap aksi copet kepada suporter," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris kembali mengingatkan Aremania agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan klub.

"Jangan menyalakan flare selama 90 menit pertandingan maupun setelah pertandingan."

"Karena itu melanggar peraturan dan akan merugikan Arema FC akibat denda."

"Aremania agar membangun kesadaran untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan klub," beber Abdul Haris.

Update Google News SURYAMALANG.COM

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved