Berita Surabaya Hari Ini
Pemkot Surabaya Siapkan Dana Rp 400 Miliar untuk Bayar BPJS Kesehatan PBI Selama 2022
Pemkot Surabaya menganggarkan dana sekitar Rp 400 miliar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya menganggarkan dana sekitar Rp 400 miliar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022.
BPJS Kesehatan PBI merupakan layanan bagi peserta yang tergolong fakir miskin dan orang tidak mampu.
Pemkot yang akan membayar iuran per bulan peserta BPJS Kesehatan PBI ini.
Pemkot optimistis seluruh masyarakat bisa mendapat akses pelayanan kesehatan optimal, khususnya masyarakat kurang mampu atau yang masuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
"Masyarakat Surabaya bisa berobat ke semua faskes cukup menggunakan KTP. Kami bekerja sama dengan BPJS," kata Nanik Sukristina, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (4/9/2022).
Penerima program BPJS PBI akan mendapat pelayanan BPJS kelas 3, meskipun belum masuk dalam kepesertaan BPJS.
"Sekalipun kelas 3, pelayanannya dan obatnya pun optimal. Pembedanya hanya fasilitas yang menyesuaikan kelas di masing-masing RS. Misalnya, ada yang satu ruangan harus bersama dengan pasien yang lain (lebih dari satu)," katanya.
Nanik mengungkapkan ada dua cara aktivasi program BPJS PBI tersebut. Bagi masyarakat belum sakit bisa mendaftar di kantor kelurahan.
Sedangkan bagi yang telah sakit, bisa langsung datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Di Fasilitas Layanannya kesehatan tersebut, warga kurang mampu langsung terintegrasi dengan BPJS PBI.
Ada 43 RS, 63 puskesmas, dan 110 klinik yang melayani BPJS di Surabaya.
"Syaratnya, cukup menunjukkan KTP Surabaya yang menandakan bahwa pasien ini warga Surabaya," katanya.
"Maka, pasien tersebut langsung mendapatkan pelayanan kesehatan. Prinsipnya, RS mengedepankan pelayanan kesehatan terlebih dahulu," katanya.
Mengutip data perkembangan peserta Jaminan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHC) di Surabaya, kepesertaan di Surabaya telah berada di atas 100 persen dari total penduduk mencapai 2.987.040 jiwa. Tepatnya, 2.970.952 jiwa (100, 54 persen).
Rinciannya, JKN/KIS dengan segmentasi PBI APBD menjadi yang tertinggi dengan 1.057.321 jiwa.