Berita Blitar Hari Ini

Scoopy Vs GL Pro di Blitar, 1 Orang Meninggal Dunia dan 4 Orang Luka-luka

Peristiwa kecelakaan itu sekarang ditangani Satlantas Polres Blitar Kota. Korban meninggal dunia, yaitu, Riski Wahyudi (25), warga Probolinggo

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Eko Darmoko
Humas Polres Blitar Kota
Satlantas Polres Blitar Kota melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Senin (19/9/2022) dini hari. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Satu orang meninggal dunia dan empat orang luka-luka dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Senin (19/9/2022) dini hari.

Peristiwa kecelakaan itu sekarang ditangani Satlantas Polres Blitar Kota. Korban meninggal dunia, yaitu, Riski Wahyudi (25), warga Probolinggo, Jawa Timur.

Awalnya, Honda Scoopy Nopol N 2460 MM yang dikendarai Riski berboncengan tiga dengan temannya Ari Wibowo dan M Faisol melaju dari selatan ke utara di Jalan Raya Jiwut.

Saat di lokasi, Honda Scoopy yang dikendarai korban berusaha mendahului sepeda motor tak dikenal yang melaju satu arah di depannya.

Baca juga: Diduga Bunuh Diri, Pria Tewas Dalam Mobil yang Berhenti Mendadak dan Keluarkan Asap di Kota Blitar

Karena terlalu ke tengah dan tidak punya ruang gerak, Honda Scoopy yang dikendarai korban bertabrakan dengan Honda GL Pro Nopol AG 6783 JK yang melaju dari arah berlawanan. 

Honda GL Pro dikendarai oleh Farid Krisna dan Farel Bahrul, keduanya warga Kota Blitar.

Benturan keras membuat para pengendara dua sepeda motor terlempar dari kendaraan.

Riski mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia. Sedang empat orang lainnya, mengalami luka-luka dan sempat dibawa ke rumah sakit.

"Diduga pengendara Honda Scoopy tidak hati-hati saat menyalip kendaraan di depannya dan menyebabkan tabrakan dengan pengendara lain di lokasi," kata Kasi Penmas Humas Polres Blitar Kota, Aipda Supriyadi.

Menurut Supriyadi, jalur di lokasi memang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Selain gelap, kondisi aspal jalan di lokasi berlubang dan bergelombang.

"Kami mengimbau masyarakat agar hati-hati saat melintas di jalur alternatif yang menghubungkan Kota Blitar dengan Kabupaten Blitar wilayah utara atau ke Ngancar, Kediri, itu," ujarnya. 

Update Google News SURYAMALANG.COM

 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved