TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Sergio Silva Saksi Mata Aremania Meninggal di Tragedi Arema Vs Persebaya, Penuh Jeritan dan Darah

Situasi mengerikan itu membuat Sergio Silva syok lantara penuh dengan jeritan para suporter, Aremania.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto/Instagram @aremafcofficial
Sergio Silva Saksi Mata Aremania Meninggal di Tragedi Arema Vs Persebaya 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Bek Arema FC, Sergio Silva jadi saksi mata Aremania meninggal di tragedi Arema Vs Persebaya.

Situasi mengerikan itu membuat Sergio Silva syok lantara penuh dengan jeritan para suporter, Aremania.

Tak hanya itu, Sergio Silva juga menyaksikan satu per satu korban Arema Vs Persebaya berjatuhan dari darah berceceran hingga meninggal dunia.

Kejadian tersebut berlangsung setelah laga Arema Vs Persebaya berakhir dengan skor 2-3.

Menurut Sergio Silva, para pemain Arema FC memilih masuk ke ruang ganti saat suporter mulai masuk ke lapangan.

Padahal para pemain Arema FC sebenarnya berencana berjalan di sekitar stadion untuk memberikan penghormatan kepada para suporter.

"Meski kalah, kami (berencana) akan berjalan-jalan di sekitar stadion untuk menghormati para suporter. Langkah itu terhenti di tengah lapangan," beber Sergio Silva.

"Kami melihat indikasi beberapa suporter (masuk) ke lapangan. Saya pikir banyak yang datang untuk memberi dukungan dan bukan untuk menyerang. Tetapi lebih baik pergi ke ruang ganti."

Setelah masuk ke ruang ganti, para pemain Arema FC tidak tahu banyak tentang kondisi yang terjadi di luar.

Mereka juga tidak merasa benar-benar aman di dalam ruang ganti tersebut.

"Kami menghabiskan empat atau lima jam di ruang ganti, dijaga dengan meja dan kursi yang menahan pintu," terangnya.

Lebih lanjut, Sergio Silva mengungkapkan kerabat dari salah satu oficial Arema FC turut meninggal dunia dalam tragedi tersebut.

Ia membeberkan momen mengerikan yang terjadi di stadion tersebut.

"Semua orang yang tewas dan terluka dievakuasi. Beberapa orang meninggal di dekat pemandian. Kami juga tahu kerabat salah satu asisten kami meninggal," katanya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved