TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Abdul Haris Sebut Kapasitas Stadion Kanjuruhan Sebanyak 45 Ribu, Tiket yang Dijual 43 Ribu Lembar

Abdul Haris Sebut Kapasitas Stadion Kanjuruhan Sebanyak 45 Ribu, Tiket yang Dijual 42 Ribu Lembar

Penulis: Dya Ayu | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Manajer Arema FC Ali Rifki dan Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris saat memberikan keterangan pers di Malang, Jumat (7/10/2022). 

SURYAMALANG.COM - Tragedi Stadion Kanjuruhan dipicu, salah satunya adalah diduga karena penonton yang hadir melebihi kapasitas stadion.

Banyak versi mengenai kapasitas Stadion Kanjuruhan, ada yang menyebut 35 ribu dan ada pula yang menyebut 38 ribu.

Namun, menurut Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris yang kini jadi tersangka Tragedi Stadion Kanjuruhan, menyebut kapasitas Stadion Kanjuruhan sebanyak 45 ribu.

Hal itu diungkapkan Abdul Haris saat pers rilis di Kantor Arema FC di Kota Malang, Jumat (7/10/2022).

Menurut Abdul Haris, pihaknya mencetak tiket sebanyak 43 ribu dari kapasitas Stadion Kanjuruhan yang sebanyak 45 ribu.

Baca juga: Sosok Dadang Aremania Viral Buntut Statement Blunder, Menolak Andie Peci dan Bonek Datang ke Malang

Baca juga: Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris Minta Korban Di-autopsi, Ada Dugaan Gas Air Mata Kedaluwarsa

"Sepuluh hari sebelum pertandingan kami manajemen sepakat mencetak tiket sesuai dengan kapasitas stadion, kurang lebih ada 43 ribu tiket."

"Proses untuk pertandingan sudah saya lengkapi sesuai dengan ketentuan yang ada."

"Mulai surat izin Satgas Covid-19, surat izin penggunaan Stadion Kanjuruhan, surat izin pada Polres untuk rekomendasi dan bantuan keamanan termasuk dari Polda, semua sudah kami lengkapi," kata Abdul Haris saat di Kantor Arema FC, Jumat (7/10/2022).

Kemudian soal rekomendasi dari polisi soal jumlah tiket yang dijual sebanyak 38 ribu tiket, Abdul Haris mengatakan Polres Malang baru memberikan imbauan tanggal 29 September.

Padahal tiket sudah mulai dijual tanggal 27 September dan sudah sold out tanggal 28 September.

"Tanggal 29 September ada surat dari Pak Kapolres yang meminta Panpel agar mengurangi tiket menjadi 38 ribu dan bagian tiketing kami konfirmasi ke Pak  Kapolres dan Kabag Ops tiket dikurangi."

"Namun ada arahan dari beliau tiket agar tetap dijual sesuai dengan yang sudah dipesan Aremania," ujarnya.

Hingga akhirnya pertandingan pun berlangsung dan terjadilah tragedi kemanusiaan yang menewaskan ratusan Aremania, termasuk keponakan Abdul Haris yang masih SMP, seusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

"Pertandingan lawan Persib, lawan Persija tidak ada masalah."

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved