TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Mahfud MD Minta Iwan Bule Ikuti Jejak Juragan 99, Harus Mundur dari Jabatan Ketum PSSI

Menurut Mahfud MD hal itu harus dilakukan Iwan Bule sebagai wujud tanggung jawab moral atas Tragedi Stadion Kanjuruhan.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Eko Darmoko
Dok Humas Polhukam
Mahfud MD 

SURYAMALANG.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mendesak Ketum PSSI Mochammad Iriawan alias Iwan Bule mundur dari jabatannya.

Menurut Mahfud MD hal itu harus dilakukan Iwan Bule sebagai wujud tanggung jawab moral atas Tragedi Stadion Kanjuruhan.

Pada tragedi selepas laga Arema FC vs Persebaya Surabaya itu, Sabtu (1/10/2022), sebanyak 135 orang tewas, didominasi dari kalangan Aremania dan Aremanita.

Sebelumnya, Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana mundur dari jabatannya pada Sabtu (29/10/2022) lalu sebagai bentuk tanggung jawab moral atas insiden itu.

Baca juga: Pembangunan Training Ground Arema FC Tetap Berjalan Meski Gilang Mundur dari Jabatan Presiden Klub

Baca juga: Mundur dari Jabatan Presiden Arema FC, Juragan 99 : Sekali Aremania Saya Tetaplah Aremania

Mochamad Iriawan
Mochamad Iriawan (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

Sehingga secara tidak langsung Mahfud MD berharap Iwan Bule juga mengikuti jejak Juragan 99 (julukan Gilang Widya Pramana) untuk juga mundur dari jabatannya karena pemerintah tidak bisa memecat Iwan Bule.

"Kita bilang: 'Anda enggak boleh kita pecat, karena Anda orangnya FIFA. Tapi kalau anda punya tanggung jawab moral ke rakyat Indonesia, mundur'," kata Mahfud dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas TV, Rabu (2/11/2022).

Mahfud MD menjelaskan, Iwan Bule tidak bisa cuci tangan dan berpegang teguh pada aturan yang dinilai membela diri bahwa PSSI tidak salah karena telah memberikan tugas ke masing-masing bagian.

"Aturannya kan, 'saya memberi mandat ke panitia. Panitia na na na na. Terus yang ini kerja sama dengan polisi. Kan saya sudah benar'. Ya enggak bisa dong kalau begitu."

"Tanggung jawab moralnya gimana kalau aturan-aturan gitu enggak ada orang salah."

"Orang sudah terbunuh 135 orang," jelas Mahfud MD.

Untuk itu Mahfud MD berharap agar Iwan Bule mundur dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan digelar.

Selain Iwan Bule harus mundur, PSSI juga diharapkan membentuk kepengurusan baru sesuai rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Stadion Kanjuruhan.

Gilang Widya Pramana
Gilang Widya Pramana

Diberitakan sebelumnya, Gilang Widya Pramana resmi mundur sebagai Presiden Arema FC, Sabtu (29/10/2022).

Di Kantor Arema FC, pria berjuluk Juragan 99 itu memastikan kemunduran dirinya dari jabatan Presiden klub tak ada kaitannya dengan pemeriksaan dirinya di Polda Jatim beberapa hari lalu terkait kasus Tragedi Stadion Kanjuruhan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved