Berita Trenggalek Hari Ini

Mesin X-Ray untuk Cek Barang Bawaan Pengunjung Rutan Trenggalek

Rutan Kelas IIB Trenggalek menggunakan mesin x-ray untuk mengecek barang-barang bawaan para pengunjung narapidana.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Pengecekan barang bawaan pengunjung Rutan Kelas IIB Trenggalek menggunakan mesin x-ray. 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Rutan Kelas IIB Trenggalek menggunakan mesin x-ray untuk mengecek barang-barang bawaan para pengunjung narapidana.

Alat tersebut mempermudah petugas rutan untuk mengidentifikasi barang bawaan atau kiriman yang dibawa pengunjung.

Celah untuk menyembunyikan barang-barang yang dilarang untuk masuk ke rutan juga semakin sempit.

Plt Kepala Rutan Kelas IIB Trenggalek, Dadang Rais Saputro menjelaskan mesin x-ray merupakan pemberian Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM.

Mesin itu telah dioperasikan sekitar 2 bulan.

"Mesin x-ray ini untuk mendeteksi dan mencegah upaya penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam rutan dengan lebih mudah," kata Dadang kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (2/11/2022).

Sebelum adanya mesin tersebut, proses pemeriksaan barang bawaan atau kiriman dilakukan sepenuhnya secara manual.

Cara tersebut membuat proses pemeriksaan berlangsung lama.

Dengan mesin x-ray, proses pemeriksaan barang untuk seorang pengunjung bisa rampung kurang dari 2 menit.

Dadang menyebut, meski pemeriksaan barang telah dilakukan dengan mesin, pemeriksaan atau penggeledahan pengunjung masih dilakukan secara manual.

Selama pengguna mesin x-ray, kata Dadang, belum ditemukan adanya barang terlarang pada bawaan para pengunjung.

"Kalau misalnya ada temuan barang terlarang seperti narkoba, akan kami tindaklanjuti dan laporkan ke kepolisian. Kalau barang seperti hape atau barang logam seperti sendok, akan kami larang dan tolak kunjungannya," sambung Dadang.

Sekadar informasi, Rutan Trenggalek membuka kunjungan dua hari dalam sepekan.

Pada waktu itu, keluarga atau kerabat warga binaan bisa datang berkunjung.

Saat pandemi Covid-19, proses kunjungan ditiadakan. Gantinya, warga binaan bisa berhubungan dengan kerabatnya via video call.


Setelah pandemi melandai, pihak rutan kembali membuka layanan kunjungan langsung.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved