Jumat, 24 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) di Kota Malang, Pasien Sudah Membaik

Pasien anak Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) berinisial T berangsur membaik, Kamis (3/11/2022).

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSSA Kota Malang, dr Syaifullah Asmiragani.Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSSA Kota Malang, dr Syaifullah Asmiragani. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pasien anak Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) berinisial T berangsur membaik, Kamis (3/11/2022).

Bocah asal Blitar tersebut T sudah tidak menjalani cuci darah (hemodialisis) di RS Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

"Kondisinya sudah membaik dan ginjalnya kembali pulih. Pasien belum bisa pulang. Kami masih pantau kondisinya," ungkap dr Syaifullah Asmiragani, Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSSA kepada SURYAMALANG.COM.

RSSA merawat 9 pasien GGAPA dalam kurun waktu Agustus 2022 sampai November 2022.

Dari jumlah tersebut, 3 pasien meninggal dan enam pasien sembuh.

Para pasien GGAPA itu berasal dari Blitar, Sidoarjo, Pasuruan, Kota Malang, dan Kabupaten Malang.

Rata-rata pasien berusia dari antara 2 sampai 5 tahun.

RSSA belum bisa memastikan penyebab pasien dapat mengalami GGAPA tersebut.

"Gejalanya gangguan ginjal, seperti tidak bisa kencing. Tapi, penyebab utamanya belum jelas. Kami curiga penyebabnya dari konsumsi obat-obatan, tetapi itu belum bisa kami pastikan juga," jelasnya.

"Kami telah mengirim beberapa sampel urine dan obat-obatan yang pernah dikonsumsi pasien GGAPA ke Puslabfor Polri," terangnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved