TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA
Terusir dari Stadion Kanjuruhan Sejauh 250 Km, Arema FC Masih Galau Tentukan Kandang Baru
Arema FC ‘diusir’ dari Malang setelah mendapat hukuman dari Komdis PSSI pasca Tragedi Stadio Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang, 1 Oktober lalu.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM - Arema FC belum menentukan venue atau stadion yang akan dijadikan kandang pada lanjutan Liga 1 2022.
Seperti diketahui, Arema FC ‘diusir’ dari Malang setelah mendapat hukuman dari Komdis PSSI pasca Tragedi Stadio Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang, 1 Oktober lalu.
Tragedi itu terjadi selepas Arema FC kalah 2-3 saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.
Arema FC diharuskan mencari kandang sejauh 250 kilometer dari Malang dan berlaga tanpa penonton.
"Kepastian di mana venue Arema FC setelah mendapatkan hukuman dari Komdis PSSI pasca Tragedi Kanjuruhan tentu akan segera dipastikan," kata Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto, Senin (7/11/2022).
Baca juga: Liga 1 Vakum Imbas Tragedi Kanjuruhan, Persebaya Tetap Gaji Pemain dengan Nominal Full 100 Persen
Baca juga: Javier Roca Sebut Arema FC Harus Adaptasi Sebelum Liga 1 2022 Dilanjutkan Pasca Tragedi Kanjuruhan
Menurut Tatang, venue baru akan ditentukan setelah ada kepastian format kompetisi Liga 1 2022.
"Menunggu keputusan format kelanjutan kompetisi nanti seperti apa," jelasnya.
Lebih lanjut Arema FC saat ini juga masih menunggu kepastian soal tanggal kick off Liga 1 2022 bergulir.
Ada tiga opsi yakni 18 November, 25 November, dan paling lambat 2 Desember.
Tak hanya itu, format kompetisi juga masih menjadi pembahasan, yaitu menggunakan skema home away atau centralized bubble.
"Dua hal tersebut (home away atau centralized bubble) masih menjadi bahasan."
"Namun kami yakin hal ini akan segera dipastikan secepatnya," ujarnya.

Arema FC Harus Adaptasi Sebelum Liga 1 2022 Dilanjutkan
Perlahan tapi pasti, Arema FC mulai beraktivitas kembali pasca Tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 135 korban jiwa.
Klub beralias Singo Edan itu kembali menggelar latihan untuk persiapan lanjutan Liga 1 2022, namun latihan dalam suasana tertutup.