Kamis, 23 April 2026

Berita Bangkalan Hari Ini

Polisi Bangkalan Usut Wanita 21 Tahun Kumpulkan Uang Belasan Miliar

INVESTASI BODONG - Sistem pemasaran semisal dijual satu slot senilai Rp 2 juta dan pihak customer cukup menyerahkan modal senilai Rp 1,5 juta.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Yuli A
ahmad faisol
Kehadiran massa di sebuah rumah di Jalan KH Moh Kholil, Gg VII, Kelurahan Demangan, Bangkalan, Minggu (8/11/2022) malam sempat menimbulkan kegaduhan. Akhirnya, pihak kepolisian terpaksa mengungsikan seorang perempuan berinisial DM (21) ke Polres Bangkalan. 

INVESTASI BODONG - Sistem pemasaran semisal dijual satu slot senilai Rp 2 juta dan pihak customer cukup menyerahkan modal senilai Rp 1,5 juta.

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN – Kehadiran massa di sebuah rumah di Jalan KH Moh Kholil, Gg VII, Kelurahan Demangan, Bangkalan, Minggu (8/11/2022) malam sempat menimbulkan kegaduhan. Akhirnya, pihak kepolisian terpaksa mengungsikan seorang perempuan berinisial DM (21) ke Polres Bangkalan.

Dugaan sementara kala itu, pihak kepolisian menyebut bahwa DM merupakan bandar arisan online yang diduga melarikan uang nasabahnya. Namun belakang diketahui, DM selaku owner menerapkan sistem investasi dengan memaksimalkan puluhan reseller di bawah DM.

“Besok kami mulai menggali keterangan dengan menghadirkan si pengadu, ia merupakan salah seorang reseller, Posisinya di bawah owner, si DM,” ungkap Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya kepada Surya, Senin (14/11/2022).  

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepolisian dalam sepekan terakhir ini, jumlah reseller telah mencapai sekitar 50 orang. Para reseller tersebut menampung setoran uang sebagai investasi dari beberapa customer sebelum diserahkan ke owner.

Bangkit menjelaskan, salah seorang reseller yang akan dipanggil besok itu membawahi sebanyak 25 customer. Namun kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah pasti terkait nominal uang yang terkumpul dan berputar selama ini.

Informasi sementara yang berhasil dihimpun, lanjut Bangkit, sistem pemasaran semisal dijual satu slot senilai Rp 2 juta dan pihak customer cukup menyerahkan modal senilai Rp 1,5 juta. Kemudian beberapa hari kemudian pihak owner menjanjikan pengembalian modal utuh senilai Rp 2 juta.

“Dugaan kami, perputaran uangnya mencapai belasan miliar rupiah. Perputaran uang dimulai Juni-September 2022, awalnya berjalan normal. Permasalahan muncul setelah September ketika sistem rusak karena tidak ada customer baru. Sistemnya berjalan mundur, jadi uang untuk menutupi customer lama berasal dari setoran uang customer baru,” jelas Bangkit.

Hingga sejauh ini pihak kepolisian belum satupun menerima laporan dari pihak para customer. Pihak customer yang akan dimintai keterangan besok masih berstatus sebagai pengadu. Informasi yang beredar, para customer merasa khawatir uang tidak kembali ketika memilih untuk membuat laporan polisi.  

“Jika masyarakat memang merasa dirugikan, silakan melapor atau membuat pengaduan di piket SPKT. Nanti ada petugas reskrim yang mendampingi,” tegas Bangkit. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved