Nasional

SKK Migas dan KKKS : Kami Butuh Investasi Senilai 187 Miliar Dolar Amerika

Lokakarya Media oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi

Penulis: Hesti Kristanti | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Hesti Kristanti
Lokakarya Media oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) yang digelar dua hari, 14-15 November 2022, di Kota Batu. 

SURYAMALANGCOM - Indonesia memiliki target produksi minyak mentah sebesar satu juta barel minyak per hari (BOPD). Sementara target gas sebesar 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD) pada tahun 2030.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Departemen Humas SKK Migas Jabanusa, Indra Zulkarnain, Senin (14/11/2022).

Indra Zulkarnain mengungkapkannya dalam Lokakarya Media oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) yang digelar dua hari, 14-15 November 2022, di Kota Batu.

"Untuk mencapai target tersebut, kita butuh invetasi sebesar USD 187 miliar."

"Tidak hanya soal nilai investasi, tantangan dan kendala industri hulu migas lainnya juga tidak kalah besar terkait sinergi hulu-hilir, kepastian hukum, dan lainnya," kata Indra Zulkarnain.

Indra menambahkan bahwa adanya wacana zero emisi memicu perusahaan migas internasional untuk berinvestasi di bidang energi terbarukan.

Indra Zulkarnain memaparkan bahwa SKK Migas sudah meraih sertifikat ISO 370001 terkait Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

Kegiatan ini mengangkat tema "Keberhasilan Industri Hulu Migas adalah Keberhasilan Kita Semua: Peran Media dalam Mendukung Keberhasilan Industri Hulu Migas untuk Meningkatkan Citra Positif di Masyarakat".

Sementara itu, dalam sambutan sebelumnya, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi mengatakan, lokakarya media sangat penting karena menjadi salah satu cara untuk menjalin komunikasi yang erat antara pelaku kegiatan hulu migas - SKK Migas – KKKS - dengan insan media di wilayah Jabanusa.

Tidak hanya melalui kegiatan lokakarya media, kegiatan/program lain seperti Uji Kompetensi Wartawan, pemasangan advertorial media, media visit ke lapangan juga berjalan dengan baik sehingga sinergitas antara SKK Migas Jabanusa - KKKS dengan media selalu terjaga.

"SKK Migas berterima kasih kepada media atas dukungannya selama ini karena industri hulu migas perlu diketahui, dipahami, dan diapresiasi oleh masyarakat."

"SKK Migas berharap kepada media-media di wilayah Jabanusa membantu menyebarkan informasi kepada industri-industri betapa pentingnya industri hulu migas," ujar Nurwahidi.

Pria yang akrab disapa Pak Nur ini menambahkan bahwa industri hulu migas akan menghadapi tantangan terkait transisi energi.

Industri ini identik dengan produksi karbon dioksida, untuk diubah menjadi energi yang lebih bersih.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved