Berita Gresik Hari Ini

7 Tukang Pencak Pengecut di Balik Kematian Pedagang Nanas di Gresik

Sikap pengecut kembali ditunjukkan sebagian anggota perguruan pencak silat. Kali ini, korbannya pedagang di area Pasar Gadung, Driyorejo, Gresik. 

Penulis: Willy Abraham | Editor: Yuli A
willy abraham
KORBAN PARA PENGECUT - Pedagang nanas bernama Eko Bayu Asmoro berusia 21 tahun asal Dusun Kembangan, Desa Sumberejo Kecamatan Malo, Bojonegoro, Jawa Timur. Ia tewas dikeroyok anggota perguruan pencak silat. 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Sikap pengecut kembali ditunjukkan sebagian anggota perguruan pencak silat.

Kali ini, korbannya pedagang nanas bernama Eko Bayu Asmoro berusia 21 tahun asal Dusun Kembangan, Desa Sumberejo Kecamatan Malo, Bojonegoro, Jawa Timur.

Lelaki itu dikeroyok sampai tewas diduga hanya gara-gara memakai kaus perguruan pencak silat tertentu. Pengoroyoknya para tukang pencak dari perguruan pencak silat lain. 

Beruntung, Tim Polres Gresik sudah meringkus dua tersangka penganiayaan berujung kematian di area Pasar Gadung, Driyorejo. 

Korban Eko Bayu Asmoro baru berjualan beberapa bulan berjualan di area Pasar Gadung, Driyorejo. 

Kapolres Gresik, AKBP Mochamad Nur Azis, mengatakan, korban meninggal dunia karena dianiaya sejumlah orang.

Gara-garanya mengenakan kaus salah satu perguruan silat, lalu didatangi sejumlah pelaku yang diduga berasal dari perguruan silat lainnya. 

Korban diinterogasi di lokasi tersebut kemudian dianiaya hingga berujung kematian. Mengetahui korban meninggal dunia, para terduga pelaku kabur. 

"Tadi malam dua orang sudah kami amankan, berikutnya ada lima orang lain yang juga melakukan penganiayaan tersebut. Informasi awal korban memakai baju salah satu perguruan silat, diinterogasi, digebukin di situ, meninggal. Setelah itu mereka kabur. Jadi bukan pembunuhan tetapi penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia," bebernya, Rabu (16/11/2022). 

Dua orang diamankan pada Selasa (15/11/2022) malam, atau beberapa jam setelah jasad korban dievakuasi dari area Pasar Gadung. Sementara lima orang lainnya diduga terlibat sedang diburu polisi. Identitas kelima orang telah dikantongi. 

"Total sementara ada tujuh orang, kalau ada lebih banyak lagi, nanti kami sampaikan," imbuhnya. 

Diketahui jasad korban ditemukan di depan ruko Pasar Gadung. Hanya mengenakan celana dan sarung menempel di tubuh korban. Korban tidak mengenakan kaus saat ditemukan. 

Korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka lebam di bagian mata korban dan terus mengeluarkan ingus di bagian hidung. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved