Minggu, 12 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Pasangan Kekasih Ini Curi Motor Sampai 9 Kali di Kota Malang

Pacaran sambil cari uang di jalan sesat. Demikianlah tingkah laku Taufiq (25) asal Pasuruan bersama pacarnya, Saniyah (30). 

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Yuli A
luhur pambudi
MALING MOTOR - Taufiq (25) dan Saniyah (30) saat di Mapolda Jatim. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pacaran sambil cari uang di jalan sesat. Demikianlah tingkah laku Taufiq (25) asal Pasuruan bersama pacarnya, Saniyah (30). 

Pasangan kekasih ini sering mencuri motor di kawasan permukiman padat di Kota Malang. 

Modusnya, mereka naik motor secara mesra laiknya pasangan suami istri. Kemudian, berkeliling ke sejumlah permukiman padat dan gang sempit. 

Berboncengan mesra itu untuk mengelabuhi kecurigaan warga. Setelah berhasil menemukan motor sasarannya, keduanya langsung membagi tugas dalam mencuri motor. 

Saniyah akan mengambil alih motor sarana aksinya itu. Sedangkan Taufiq yang bertindak sebagai eksekutor pencurian motor, membawa kabur motor curiannya. 

"Dia akan pastikan keadaan lingkungan sepi, lalu dipetik. Menggunakan kunci T," ujar Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardhono, di Mapolda Jatim, Jumat (18/11/2022). 

Ternyata, dengan modus tersebut, Lintar menambahkan, keduanya mengaku, telah berhasil mencuri motor di delapan tempat kejadian perkara (TKP) kawasan Kota Malang. 

"Pelaku laki-laki dan perempuan ini, pengakuannya 8 TKP. Diduga mereka lebih banyak," pungkasnya. 

Sementara itu, tersangka Taufiq mengaku dirinya dengan Saniyah baru satu tahun menjalani hubungan sebagai sepasang kekasih. 

Dan selama ini, ia tidak pernah memaksa sang pacar untuk mengikutinya menjalankan aksi pencurian. 

Namun, katanya, Saniyah juga tidak pernah menolak tatkala diajak berkeliling untuk mencari motor sasaran pencurian. 

"Pacaran baru 1 tahun, iya saya ajak, enggak saya paksa. Iya (dia mau)," ujarnya saat ditanyai TribunJatim.com

Setelah beraksi, Taufiq mengaku menjualnya ke penadah secara langsung atau utuh di Kabupaten Pasuruan

Sebuah motor hasil curian, akan dijualnya dengan harga kisaran tiga juta rupiah. Uang hasil menjual motor curiannya itu, akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. 

"Saya jualnya ke Pasuruan, sekitar tiga juta, iya buat kebutuhan hidup," pungkas Taufiq. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved