Berita Batu Hari Ini

Satpol PP Kota Batu dan Bea Cukai Malang Sosialisasi Aturan Cukai untuk Gempur Rokok Ilegal

Satpol PP Kota Batu dan Bea Cukai Malang menggelar acara sosialisasi aturan bidang cukai untuk gempur rokok ilegal.

Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
DOK./SATPOL PP KOTA BATU
Satpol PP Kota Batu dan Bea Cukai Malang sosialisasi aturan cukai untuk gempur rokok ilegal. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Satpol PP Kota Batu dan Bea Cukai Malang menggelar acara sosialisasi aturan bidang cukai untuk gempur rokok ilegal.

Pemkot Batu juga telah melaksanakan kegiatan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari Pemerintah Pusat.

Kepala Satpol PP Kota Batu, Bambang Kuncoro menyatakan sosialisasi ketentuan di Bidang Cukai dan Gempur Rokok Ilegal telah selesai dilaksanakan.

Sosialisasi menghadirkan perwakilan kalangan masyarakat dari Linmas, Karang Taruna, PKK, LPMD dan LPMK di tiga Kecamatan Kota Batu.

"Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 215/PMK.07/2021 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi DBHCHT dijelaskan bahwa alokasi DBHCHT dibagi menjadi tiga aspek. Di antaranya 50 persen untuk bidang kesejahteraan, 10 persen untuk bidang penegakan hukum dan 40 persen untuk bidang kesehatan,” ujar Bambang.

Dari tiga aspek tersebut, Satpol PP Kota Batu menerima Rp 2 miliar atau 10 persen dari total DBHCHT yang diterima Kota Batu sejumlah Rp 20 miliar.

Satpol PP telah melaksanakan kegiatan bidang penegakan hukum seperti sosialisasi ketentuan di bidang cukai tentang perundang-undangan kepada masyarakat atau pemangku kepentingan.

"Serta melakukan pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang cukai bersama penegak hukum dengan turun ke toko kelontong dan warung yang menjual rokok. Pemantauan dan evaluasi dilakukan di tiga kecamatan secara acak dan berkelanjutan untuk memastikan tidak ada pedagang yang menjual rokok ilegal," bebernya.

Kabid Perlindungan Masyarakat dan Bina Aparatur Satpol PP Kota Batu, Doni Indrijatmoko mengatakan sosialisasi ini untuk memberi pemahaman dan pengenalan tentang Direktorat Jenderal Bea Cukai, pengenalan barang kena cukai (BKC) dan peruntukan penggunaan DBHCHT.

"Bea Cukai juga mempraktikkan cara identifikasi keaslian pita cukai menggunakan pancaran sinar ultra violet (UV). Serta sosialisasi tentang Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) atau izin untuk menjalankan kegiatan sebagai pengusaha pabrik, pengusaha tempat penyimpanan, importir barang kena cukai, penyalur, atau pengusaha tempat penjualan eceran di bidang cukai," paparnya.

Total Satpol PP Kota Batu telah menggelar sosialisasi DBHCHT sebanyak enam kali. Pelaksanaan dilakukan pada tanggal 24 dan 27 Oktober di El Hotel Kartika Wijaya. Kemudian tanggal 30 Oktober dan 3 November di Hotel Selecta serta pada tanggal 7 November di Hotel Zam-Zam.

Setiap sosialisasi menghadirkan 111 peserta perwakilan kalangan masyarakat dari Linmas, Karang Taruna, Ibu PKK, LPMD dan LPMK di tiga Kecamatan Kota Batu.

"Kami mengundang dari Limnas hingga ibu-ibu PKK karena mereka memiliki latar belakang berbagai mata pencaharian dan sebagai ujung tombak di masyarakat. Sehingga mereka bisa menyebarkan informasi tentang cukai ke masyarakat," paparnya.(Benni Indo/ADV)

BATU, SURYA - Satpol PP Kota Batu dan Bea Cukai Malang sosialisasi aturan bidang cukai untuk gempur rokok ilegal. Pemkot Batu juga telah melaksanakan kegiatan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari Pemerintah Pusat.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved