Berita Sampang Hari Ini

Satu dari Dua Pembacok Warga di Sampang Tertangkap, Polisi Sita Celurit di Rumahnya

#SAMPANG - Pembacok warga yang diringkus polisi adalah Efendi (22) asal Desa Taddan Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura. 

Editor: Yuli A
ist
Detik-detik pembacokan di Jalan Raya Diponegoro, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Selasa (29/11/2022) malam. 

#SAMPANG - Pembacok warga yang diringkus polisi adalah Efendi (22) asal Desa Taddan Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura

Reporter: Hanggara Pratama

SURYAMALANG.COM, SAMPANG - Polisi meringkus satu dari dua pembacok di depan Pasar Juklanteng,  Jalan Diponegoro, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura pada Selasa (29/11/2022) malam,

Pelaku adalah Efendi (22) asal Desa Taddan Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dody Darmawan mengatakan bahwa dalam tindak penganiayaan yang dimuka umum itu terdapat dua orang yang membawa Sajam, salah satunya Efendi.

Adapun satu pelaku lainnya masih belum diamankan sehingga pihaknya terus melakukan pendalaman.

"Saat ini Efendi diamankan di Polsek Sampang," ujarnya.

Menurutnya, Efendi berhasil diringkus pada (30/11/2022) sekitar 16.00 WIB, bersama barang bukti berupa sebilah celurit saat berada di kediamannya.

"Efendi ini kesehariannya berprofesi sebagai tukang di bengkel," terang Ipda Dody Darmawan.

Baca juga: Ditegur Karena Blayer, 2 Pemuda Sabetkan Celurit ke 2 Orang di Sampang, Madura

Ia menambahkan akibat ulah dua pelaku, termasuk Efendi yang menggunakan celurit saat keributan terjadi ,sebanyak dua orang menjadi korban yakni, Rohaman (29) dan Saiful Anam (28) warga setempat.

Korban Rohman mengalami luka robek di bagian kepala bagian belakang, luka robek di lengan sebelah kanan, dan jari manis sebelah kanan putus akibat mencoba menangkis sabetan Sajam.

Sedangkan, untuk korban Saiful Anam mengalami luka robek di bagian punggung belakang.

"Akibat perbuatannya, pelaku (Efendi) disangkakan pasal 170 KUHP Subs Pasal 351 ayat (2) KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun," tegasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved