Berita Jawa Timur Hari Ini

Silaturahmi dengan Khofifah, Diaspora Jatim di Jeddah Usulkan Ada Jatim Market di Arab Saudi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pertemuan dengan simpul masyarakat Diaspora Jawa Timur yang ada di Jeddah bersama KBRI Jeddah

surya.co.id/ima
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pertemuan dengan simpul masyarakat Diaspora Jawa Timur yang ada di Jeddah bersama dengan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah Arab Saudi, Rabu (30/11/2022) malam.  

SURYA.CO.ID|JEDDAH - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pertemuan dengan simpul masyarakat Diaspora Jawa Timur yang ada di Jeddah bersama dengan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah Arab Saudi, Rabu (30/11/2022) malam.

Dalam pertemuan tersebut Gubernur Khofifah mengajak para simpul masyarakat yang kebanyakan juga merupakan pelaku usaha di Jeddah tersebut untuk aktif melakukan kolaborasi dalam semangat memajukan ekonomi masyarakat Jatim yang ada di Jeddah Arab Saudi maupun provinsi Jawa Timur pada umumnya.

"Kalau ada yang cerita teknologi 4.0 maupun teknologi 5.0, keywordnya adalah kolaborasi. Betapa bahwa membangun sinergi dan kolaborasi itu sangat penting. Dan pondasinya adalah silaturahmi," tegas Gubernur Khofifah.

Ia menegaskan bahwa selama kunjungannya di Arab Saudi ia banyak melakukan pertemuan dan silaturahmi dengan masyarakat Jatim. Mulai dari menggelar pertemuan dengan masyarakat Jatim di Riyadh maupun melakukan pertemuan dengan masyarakat Jatim di Jeddah.

Gubernur Khofifah juga melakukan pertemuan dengan pengusaha dan juga distributor serta calon investor yang ada di Riyadh maupun Jeddah dalam rangka membangun dan mengembangkan ekonomi Jawa Timur.

"Kita juga sempat melakukan visit market untuk mengetahui tren produk Jatim di Arab Saudi. Kita ingin agar produk Jatim bisa maksimal masuk ke pasar Arab Saudi. Karena tentu di Jeddah juga Riyadh sangat strategis sebagai titik pertemuan masyarakat dunia terutama saat melaksanakan ibadah haji dan umroh," tandasnya.

Dalam pertemun tersebut, banyak dijaring masukan dan juga permintaan dari masyarakat dan pelaku usaha Jatim yang ada di Jeddah. Kebanyakan dari mereka meminta adanya fasilitasi lebih agar bisa memaksimalkan pemasaran produk dari Jatim di Jeddah.

Salah satu masukan adalah dibentuknya Jatim Market di Jeddah. Agar bisa menjadi window shopping bagi yang memang mencari produk-produk unggulan dari Jawa Timur. Selain itu juga ada yang memberikan masukan agar ada kemudahan bagi jalinan menjadi distributor produk dari Jatim.

Menanggapi hal tersebut secara prinsip Pemerintah Provinsi Jatim siap untuk memberikan fasilitasi dan hal tersebut bukan hal yang tidak mungkin. Sehingga hanya perlu diatur untuk kelembagaan dan disesuaikan dengan regulasi perdagangan di Arab Saudi.

"Silaturahmi hari ini adalah silaturahmi yang produktif. Kami sampaikan terima kasih dan bahwa segala upaya yang kita inisiasi diharapkan akan segera ditindaklanjuti," tegasnya.

Kegiatan silaturahmi dengan diaspora Jatim di Jeddah ini menjadi agenda penutup rangkaian kegiatan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Arab Saudi.

Sebagaimana diketahui dalam kegiatan kunjungan kerja luar negari yang dilakukan di Mesir dan Arab Saudi, ada banyak hal produktif yang dihasilkan untuk kemajuan Jatim.

Di Mesir, Gubernur Khofifah menggelar pertemuan dengan para pelaku usaha di sana dan sukses menghasilkan kontrak ekspor senilai 11 juta USD atau Rp 172,6 miliar saat temu bisnis di Alexandria Mesir.

Selain itu Gubernur Khofifah dan tim Pemprov Jatim juga menghasilkan transaksi lebih dari Rp 8 miliar dalam Misi Dagang Jatim di Riyadh. Dan yang terakhir dalam program Business Grathering and Mini Expo di Jeddah Gubernur Khofifah menghasilkan kontrak ekspor bernilai fantastis yaitu 1.043.750 USD atau senilai Rp 16,4 miliar.

“Ada pernyataan dari Managing Director IMF bahwa di tahun 2023 ekonomi dunia akan gelap menuju suram. Kita optimis dan tidak ingin hal itu terjadi. Maka upaya membuka market, mendorong ekonomi tumbuh, adalah prioritas yang kami lakukan agar hal itu tidak sampai terjadi di Jawa Timur," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved