Rabu, 22 April 2026

Berita Blitar Hari Ini

Ketua DPRD Jatim Minta Polisi Cepat Ungkap Perampok Rumah Dinas Wali Kota Blitar

Wali Kota Blitar bersama istri dan tiga penjaga diikat dan dilakban mulutnya. Pelaku masuk dari pintu sebelah barat dan langsung menyekap tiga penjaga

Editor: Yuli A
samsul hadi
Lima perampok menyekap Wali Kota Blitar, Santoso bersama istri dan tiga anggota Satpol PP yang berjaga di rumah Dinas. Wali Kota bersama istri dan tiga penjaga diikat dan dilakban mulutnya. Pelaku masuk dari pintu sebelah barat dan langsung menyekap tiga penjaga di pos penjagaan. 

Reporter: Yusron Naufal Putra

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, mengaku prihatin atas peristiwa perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Santoso.

Kusnadi yang juga Ketua PDI Perjuangan Jatim itu pun berharap peristiwa ini bisa segera diatasi oleh pihak kepolisian.

"Sebagai ketua partai, saya prihatin dengan kejadian tersebut," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (12/12/2022).

Kusnadi berharap kejadian semacam ini bisa menjadi pembelajaran bersama.

Menurut dia, siapapun bisa ditimpa peristiwa sehingga kehati-hatian perlu semakin ditingkatkan. Kepada seluruh lapisan masyarakat, diharapkan juga tetap menjaga kondusifitas lingkungan masing masing.

Pada peristiwa ini, Kusnadi berharap aparat kepolisian bisa segera mengungkap tuntas peristiwa ini. "Terhadap peristiwanya sendiri, saya berharap pihak kepolisian secepatnya bisa mengungkap dan menuntaskan masalah tersebut," tambah Kusnadi.

Sebelumnya diberitakan, Rumah Dinas Wali Kota Blitar diduga dirampok.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono membenarkan telah terjadi pencurian dengan kekerasan di Rumah Dinas di Jalan Sudanco Supriyadi, Kota Blitar.

Polisi mendapat laporan peristiwa perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar setelah subuh. "Tadi pagi, setelah waktu subuh, ada informasi terjadi pencurian dengan kekerasan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar. Sekarang kami masih olah TKP," katanya.

Argo menjelaskan pelaku menyekap Wali Kota Blitar, Santoso bersama istri dan tiga anggota Satpol PP yang berjaga di rumah Dinas. Wali Kota bersama istri dan tiga penjaga diikat dan dilakban mulutnya. Pelaku masuk dari pintu sebelah barat dan langsung menyekap tiga penjaga di pos penjagaan.

Setelah itu, pelaku masuk ke dalam rumah dinas dan menyekap Wali Kota bersama istri di kamar. "Pelaku sempat menyekap beliau (Wali Kota bersama istri) dan tiga penjaga. Tapi, kondisi Wali Kota dan istri saat ini baik-baik saja," ujar Argowiyono.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved