Rabu, 6 Mei 2026

Travelling

Okupansi Meningkat, Hotel di Malang Terapkan Tarif High Season

Hotel menerapkan tarif high season jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Malang.

Tayang:
Editor: Zainuddin
suryamalang.com/rifky
Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG – Hotel menerapkan tarif high season jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Malang.

Saat ini sejumlah penginapan mulai kebanjiran pesanan. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki menyatakan ada hotel yang pesanan kamarnya hampir penuh.

Menurut Agoes, okupansi penginapan pada tahun ini lebih dibandingkan tahun 2019. Wisatawan mulai liburan setelah pandemi Covid-19 terkendali.

“Selain itu, kondisi ekonomi tahun 2019 juga tidak terlalu bagus. Sekarang pengelola hotel sudah mulai menerapkan tarif high season,” ujar Agoes kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (16/12/2022).

Agoes menyebut okupansi penginapan mulai meningkat setelah ada kebijakan kelonggaran. Bahkan kondisi saat ini sudah mendekati normal.

"Kondisi sudah mulai bagus sejak Januari sampai Desember,” paparnya.

Hotel juga banyak menerima pesanan untuk pertemuan maupun rapat pada tahun ini, baik dari pemerintah maupun swasta. Bahkan pesanan penggunakan ruang di hotel cukup tinggi pada Desember ini. Agoes memastikan pesanan hotel yang memiliki tempat rapat sudah penuh.

“Kalai akhir tahun seperti ini kan pemerintah berupaya untuk memaksimalkan serapan,” terangnya.

Agoes memprediksi kunjungan wisatawan akan terus meningkat sampai akhir tahun ini.

"Saat ini jumlah wisatawan Nusantara lebih banyak daripada wisatawan asing,” imbuhnya.

Sementara itu, okupansi hotel di Kabupaten Malang belum bergeliat. Ketua PHRI Kabupaten Malang, Wahyu Indriyanti mengatakan sampai sekarang belum terlihat pengunjung reservasi di hotel.

"Kami baru saja bertemu dengan dengan anggota PHRI di Kabupaten Malang. Katanya, belum ada reservasi untuk Nataru," ujar Indriyanti.

Menurutnya, Kabupaten Malang bukan jujugan wisatawan untuk bermalam. Banyak wisatawan yang lebih memilih bermalam di Kota Malang atau Kota Batu.

"Memang tujuan wisata di Kabupaten Malang sangat banyak. Tetapi mereka lebih senang bermalam di Kota Malang atau Kota Batu. Sebenarnya ketersediaan hotel di Kabupaten Malang juga banyak," terangnya.

Indriyanti menyebutkan okupansi hotel tahun 2022 meningkat jika dibandingkan dengan dua tahun lalu. Diperkirakan okupansi hotel tahun ini mencapai 70 sampai 100 persen.

"Saat pandemi, tidak ada tamu. Kan saat itu PPKM sedang ketat. Kalau sekarang tidak seketat dulu. Tapi, pemerintah tetap memberi peringatan agar waspada," ucapnya.(Benni Indo/Lu'lu'ul Isnainiyah)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved