Travelling

Nataru di Bandara Juanda, Penumpang Pesawat Melonjak 58 Persen

Jumlah penumpang di Bandara Juanda meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Editor: Zainuddin
DOK./PT Angkasa Pura I
Santa Klaus bagi-bagi kado natal kepada penumpang pesawat di Bandara Juanda Surabaya. Ada sejumlah fasilitas di Bandara Juanda selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru), seperti booth dan balon gate dengan nuansa Natal. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Jumlah penumpang di Bandara Juanda meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Sebanyak 232.011 penumpang telah meninggalkan Bandara Juanda sejak sejak Senin (19/12) sampai Sabtu (24/12).

Jumlah tersebut meningkat 58 persen dibandingkan periode Posko Nataru 2021 yang sebanyak 146.908 penumpang.

Jika dirata-rata, penumpang pada periode Nataru tahun ini sebanyak 38.000 penumpang per hari atau tumbuh 15 persen dibanding hari operasional biasa yang sejumlah 33.000 penumpang per hari

"Tren peningkatan jumlah penumpang terlihat sejak H-4 Natal atau 21 Desember, yakni sejumlah 39.058 penumpang. Pada hari berikutnya, sejumlah 40.055 penumpang, dan puncak pertama terjadi pada 23 Desember sejumlah 40.608 penumpang,” ungkap Sisyani Jaffar, General Manager Bandara Juanda kepada SURYAMALANG.COM, Senin (26/12/2022).

Pergerakan pesawat di Bandara Juanda juga meningkat saat periode Nataru tahun ini. Rata-rata ada 267 pergerakan pesawat per hari dalam periode Nataru 2022.

"Angka tersebut tumbuh 41 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 190 pergerakan pesawat per hari," imbuhnya.

Sisyani memastikan fasilitas di Bandara Juanda siap untuk melayani angkutan Nataru.

"Kami juga menghadirkan suasana berbeda di Terminal 1. Ada booth dan balon gate dengan nuansa Natal di ruang tunggu 5."

"Juga ada pembagian souvenir cokelat bagi penumpang anak-anak dan penampilan musik dari Nusantara Rhythm. Kemudian juga ada aksi santa klaus," imbuhnya.

Sisyani menyebutkan penampilan seni musik ini hasil kerja sama antara PT Angkasa Pura I Bandara Juanda dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jatim.

"Kerja sama ini berupa pelayanan informasi dan promosi kepariwisataan, serta penampilan potensi daerah dalam bentuk pertunjukan seni budaya, pameran objek kebudayaan, dan ekonomi kreatif," ujar Sisyani.(Fikri Firmansyah)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved