Minggu, 19 April 2026

Berita Pasuruan Hari Ini

Petugas Tidur saat Jaga Malam, Tujuh Napi Kabur, Gergaji Sel Tahanan Polres Pasuruan

Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengakui ada kelalaian anggota yang bertugas jaga saat malam larinya tujuh tahanan dari sel tahanaN

Penulis: Galih Lintartika | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/galih
Foto jeruji besi di Polres Pasuruan yang sudah diperbaiki. Dua besi rusak digergaji oleh tujuh tahanan. 

SURYAMALANG.COM|PASURUAN - Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengakui memang ada kelalaian anggota yang bertugas jaga saat malam larinya tujuh tahanan dari sel tahanan.


“Hasil pemeriksaan awal, ada kelalaian anggota yang tertidur saat malam larinya tujuh tahanan itu,” kata Kapolres, Senin (2/1/2023).


Dia mengatakan, ini yang memang perlu menjadi bahan evaluasi Polres Pasuruan ke depan agar tidak terjadi kejadian - kejadian seperti ini kembali.


“ruang jaga tahanan kita evaluasi, meningkatkan sarpras baik bagi petugas dan tahanan agar kejadian ini tidak terulang,” paparnya.


Menurut Kapolres, proses penerimaan kunjungan dan makanan yang masuk ke tahanan juga perlu dievaluasi dan diperbaiki.


“Kami juga perlu mengevaluasi, karena perlu ditelusuri gergaji yang didapatkan oleh para tahanan yang diduga kuat untuk merusak jeruji,” ungkapnya.


Disampaikan Kapolres, kasus kaburnya tujuh tahanan ini sudah diproses oleh Sie Propam Polres Pasuruan dan Bid Propam Polda Jawa Timur.


“Sudah 15 - 20 orang anggota yang sudah menjalani pemeriksaan internal. Mereka yang diperiksa adalah mereka yang berjaga saat malam itu,” tegasnya.


Kapolres memastikan pasti akan ada sanksi untuk mereka yang terbukti melanggar aturan. Sanksinya bisa sanksi disiplin atau kode etik. 


Kejadian itu terjadi, Minggu (1/1/2023) dinihari atau selepas peringatan pergantian tahun baru. Diduga kuat, mereka memanfaatkan kelengahan petugas untuk melarikan diri.

Baca juga: Tujuh Tahanan Diam-diam Kabur dari Sel Tahanan Polres Pasuruan saat Malam Pergantian Tahun

Informasi yang didapatkan, ketujuh tahanan ini memotong jeruji besi yang menutupi lubang ventilasi. Belum diketahui pasti darimana tahanan ini mendapatkan gergaji.


Setelah jeruji terputus, mereka mendobrak ventilasi dan langsung membuat tali dari baju yang dikumpulkan dan langsung pergi melarikan diri.


Aksi mereka ini pun tidak diketahui petugas sama sekali. Diperkirakan kejadian itu terjadi diantara pukul 02.00 wib hingga 03.30, saat lengahnya petugas.


Informasinya, ketujuh tahanan ini berada dalam blok yang sama. Kuat dugaan, mereka sudah merencanakan aksi pelarian ini sejak lama. (lih)

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved