Rabu, 3 Juni 2026

Sidoarjo

Remaja Putri di Sidoarjo Hamil Akibat Ulah Nakal Ayah Kandung

Gadis berinisial DAA itu beberapa kali dipaksa melayani AS, pria 49 tahun yang merupakan ayah kandungnya sendiri

Tayang:
Penulis: M Taufik | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM
RILIS KASUS - Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing saat membeberkan sejumlah bukti dalam pers rilis yang digelar di Polresta Sidoarjo, Rabu (3/6/2026). Yakni rilis terkait pengungkapan kasus persetubuhan yang menimpa seorang remaja di Kecamatan Taman, Sidoarjo. 

Ringkasan Berita:
  • Remaja putri berumur 17 tahun di Sidoarjo menjadi keganasan nafsu ayah kandung
  • Ayah kandung itu memaksa putrinya untuk melakukan hubungan intim
  • Akibatnya, putri tersebut hamil imbas kelakuan ayah kandung

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO – Seorang remaja perempuan yang tinggal di Kecamatan Taman, Sidoarjo, hamil di luar nikah.

Ironisnya, remaja 17 tahun itu menjadi korban kebejatan ayah kandungnya sendiri.

Korban dan pelaku tinggal dalam satu kamar kos di Kawasan Taman.

Ibu korban tidak di sana karena sudah berpisah dengan ayahnya.

Di kamar kos itulah, remaja berinisial DAA itu beberapa kali dipaksa melayani AS, pria 49 tahun yang merupakan ayah kandungnya sendiri.

Sampai akhirnya, kasus itu terungkap karena korban tidak lagi mampu menyembunyikan kondisi perutnya yang kian membesar.

Polisi menerima laporan dan bergerak membongkar perkara memilukan tersebut.

Bapak bejat yang sehari-hari bekerja sebagai tukang jahit itu juga sudah diamankan oleh petugas Polresta Sidoarjo.

Beberapa alat bukti terkait kejahatannya juga sudah disita oleh petugas.

Baca juga: Tragedi Semburan Lumpur Lapindo Sidoarjo Sudah Berumur 20 Tahun, Warga Masih Diteror Kecemasan

"Ini adalah tragedi kemanusiaan yang sangat memilukan."

"Pelaku yang seharusnya melindungi korban justru malah sebaliknya,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing.

Setelah bercerai dengan istrinya, pelaku tinggal berdua dengan putrinya di sebuah kamar kos.

Dan tersangka AS berdalih kerap tidak mampu menahan syahwatnya saat melihat sang anak yang mulai beranjak dewasa beraktivitas di dalam kamar.

"Ruang kos yang sempit membuat intensitas pertemuan mereka sangat tinggi."

"Tersangka mengaku gelap mata dan selalu terangsang setiap kali melihat anak kandungnya berganti pakaian atau hanya menggunakan handuk setelah selesai mandi."

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved