70 Perusahaan Antre Masuk IKN, Pemerintah Segera Keluarkan PP
Sebanyak 70 perusahaan swasta berminat investasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Sebanyak 70 perusahaan swasta berminat investasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono mengatakan 70 perusahaan swasta tersebut telah mengirim letter of intent (LOI) ke Otorita IKN.
Jumlah tersebut termasuk 11 LOI dari perusahaan Malaysia yang sudah ditandangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.
"Melihat perkembangan ini, saya yakin IKN akan terus menarik banyak investor, baik dari dalam negeri maupun mancanegara," ujar Bambang, Senin (23/1).
Bambang mengatakan pemerintah memahami pentingnya kepastian hukum bagi investor. Saat ini IKN telah memiliki payung hukum yang kuat sehingga rencana pembangunannya dipastikan akan terus berlanjut.
Menurutnya, ada beberapa sektor yang memiliki peluang bagus untuk investasi di IKN Nusantara, seperti transportasi, pendidikan, energi baru dan terbarukan, industri pertanian berkelanjutan, teknologi kota cerdas, dan sebagainya.
Saat ini pembangunan infrastruktur di IKN terus berjalan. Ada beberapa infrastruktur yang telah rampung 100 persen, yakni jalan lingkar Sepaku 1, jalan lingkar Sepaku 2, dan jalan lingkar Sepaku 3.
Saat ini pembangunan gedung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan telah dimulai, termasuk Istana Kepresidenan, Kantor Presiden, dan Sekretariat Presiden.
Tiga investor swasta telah mendapat letter to proceed untuk mulai pembangunan 184 tower hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Insentif Pajak
Pemerintah akan memberi beragam insentif pajak bagi investor yang akan berinvestasi di IKN.
Pemberian insentif tersebut dapat menarik minat banyak investor untuk menanamkan modalnya di IKN.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan ada beberapa hal yang akan membuat investor semakin tertarik untuk berinvestasi di IKN.
Menurutnya, IKN akan menjadi kota yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan serta berpotensi menjadi kota pertama yang memiliki tingkat karbon netral pada tahun 2045.
Ada penanaman 15 juta pohon dan melestarikan 65 % hutan di sekitar IKN.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ikn-baru-nusantara.jpg)