Berita Arema Hari Ini

Nasib Javier Roca Pasca Arema FC Kalah 3 Laga Beruntun di Liga 1 2022, Kini Singgung Tanggung Jawab

Menanggapi kekalahan beruntun Arema FC sebanyak tiga kali, pelatih Javier Roca akhirnya buka suara.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Instagram @aremafcofficial
Pemain Arema FC (kanan) dan Javier Roca (kiri) dalam artikel yang mengulas nasib pelatih usai Arema FC kalah beruntun tiga kali 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Beginilah nasib pelatih Javier Roca setelah Arema FC kembali meraih kekalahan di Liga 1 2022/2023.

Seperti diketahui Arema FC harus terpaksa menerima kekalahannya saat melawan PSIS Semarang, pada Sabtu (21/1/2022) kemarin.

Pertandingan yang berlangsung di stadion Jatidiri, Semarang itu berakhir dengan skor 1-0 tanpa balasan dari Arema FC.

Gol tunggal dari PSIS Semarang dicetak oleh Riyan Ardiansyah pada menite ke-80.

Tak hanya kali ini, di dua pertandingan sebelumnya Arema FC juga takluk saat menghadapi Bhayangkara FC dan Madura United.

Pelatih Arema FC Javier Roca memberikan instruksi kepada anak asuhnya dalam laga uji coba dengan Tanobel FC di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (11/1/2023).
Pelatih Arema FC Javier Roca memberikan instruksi kepada anak asuhnya dalam laga uji coba dengan Tanobel FC di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (11/1/2023). (SURYAMALANG.COM/Purwanto)

Menanggapi kekalahan beruntun Arema FC sebanyak tiga kali, pelatih Javier Roca akhirnya buka suara.

Javier Roca menyebut pertandingan Arema FC saat melawan PSIS kemarin, timnya sebenarnya tampil cukup mendominasi.

Akan tetapi, ia menilai jika Evan Dimas dkk kalah karena kesalahan mereka sendiri.

Sebagai pelatih, Javier Roca pun siap bertanggung jawab atas hasil buruk tersebut.

"Pertandingan tadi menurut saya menarik. Tapi kami memang harus terima kekalahan ini," ujar Javier Roca.

"Kita memang harus terima kekalahan ini dan ini tanggung jawab utama saya," kata Pelatih asal Chile itu.

Tim berjuluk Singo Edan masih memiliki sejumlah kekurangan yang harus segera diperbaiki.

Javier Roca percaya timnya dapat meraih hasil positif dan kembali ke papan atas klasemen.

"Kami harus benahi beberapa hal yang kita buat kesalahan hari ini. Semoga pertandingan berikutnya kita bisa lebih baik lagi untuk meraih poin,” sambungnya.

Senada dengan Javier Roca, pemain Arema FC, Arkhan Fikri menyadari timnya kecolongan dari situasi serangan balik.

Apalagi, para pemain Arema FC kurang siap mengantisipasi serangan tersebut.

"Di babak pertama sebenarnya kami sudah menguasai pertandingan. Tapi di babak kedua kami kecolongan melalui serangan balik."

"Semoga dari sini bisa belajar dari kesalahan dan bisa lebih baik," tandasnya.

Mungutip BolaSpost: Arema FC Dibekuk PSIS, Javier Roca Bicara Tanggung Jawab

Tumbal Laga PSIS Semarang Vs Arema FC

Buntut ketatnya laga PSIS Semarang Vs Arema FC di pekan 19 Liga 1 2022, Sabtu (21/1/2023) membuat Taisei Marukawa terluka. 

Kondisi Taisei Marukawa ternyata tidak baik-baik saja di babak pertama meski masih dibutuhkan tim untuk melawan Arema FC

Itu sebabnya, Taisei Marukawa diganti oleh Riyan Ardiansyah yang akhirnya berhasil membobol gawang Arema FC

Pertandingan PSIS Semarang Vs Arema FC yang berlangsung sengit sore itu akhirnya membuahkan skor 1-0 untuk tuan rumah. 

PSIS Semarang bisa lega karena berhasil meraih tiga poin di kandangnya sendiri Stadion Jatidiri. 

Setelah pertandingan, kabar Taisei Marukawa yang ternyata mengalami cedera terungkap. 

Pelatih sementara alias caretaker PSIS Semarang, M Ridwan menegaskan Taisei Marukawa saat itu diganti bukan tanpa alasan. 

Pemain asal Jepang itu rupanya mengeluh sakit. 

"Marukawa mengeluhkan sakit di bagian paha, makanya di babak kedua kami putuskan diganti" kata Ridwan mengutip TribunJateng, Minggu, (22/1/2023).

Setelah diganti, Taisei Marukawa praktis hanya bermain selama 45 menit babak pertama dan tidak kembali sampai babak kedua. 

"Jadi digantinya dia karena cedera," ungkap Ridwan pasca laga.

Artikel TribunJateng.com 'Taisei Marukawa Jadi 'Tumbal' Kemenangan PSIS Semarang vs Arema FC'.

Ridwan menjelaskan tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan Marukawa bermain di babak kedua.

Meski saat itu PSIS Semarang masih dalam posisi sama kuat 0-0 dan membutuhkan daya dobrak Taisei Marukawa.

"Daripada kami paksakan nanti justru harus absen di laga berikutnya"

"Kami tidak mau ambil risiko itu sehingga lebih baik kami ganti dengan harapan di laga berikutnya bisa bermain kembali," terang M Ridwan.

Update berita terbaru di Google News SURYAMALANG.com 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved