Selasa, 5 Mei 2026

800 Onde-onde Terjual Tiap Hari di Lapak Pak Edy, Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang

Onde-onde Sukun di lapak Pak Edy bisa melihat proses pembuatannya. Sampai onde-onde dilumuri wijen.

Tayang:
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yuli A
sylvianita widyawati
Onde-Onde Sukun di Pasar Oro-Oro Dowo Kota Malang sedang digoreng oleh Edy, penjualnya. Setiap hari saat weekday dibuat 800 biji. Saat weekend dibuat 1200 biji onde-onde. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang dikenal dengan kulinernya terutama jajanan.

Salah satunya Onde-onde Sukun di lapak Pak Edy. Karena tempatnya terbuka, jika beli makanan di sini, bisa melihat proses pembuatannya. Sampai onde-onde dilumuri wijen. Wijen diletakkan di tampah besar. Dan onde-onde polos dimasukkan dalam tampah itu. 


Setelah itu digoreng di wajan besar. "Nanti kalau matang, onde-ondenya mengambang," kata Edy pada suryamalang.com pekan lalu.

Onde-onde digoreng selama tujuh menit. Ia mengatakan setiap hari saat weekday membuat 800 biji onde-onde. Jika weekend, jumlahnya ditambah sampai 1200 buah. Pada saat weekend, pecinta kuliner banyak yang datang ke pasar itu.

Harga per biji dijual Rp 3000. Ia mengatakan, saat pandemi Covid 19, omzet jualannya turun. "Onde-onde ini awalnya dimulai sejak nenek pada 1980an. Resepnya ya turun temurun. Keluarga saya semua usaha onde-onde," kata dia pada suryamalang.com.

Ada yang berjualan di Car Free Day dan di Kayutangan Heritage. Isi onde-ondenya kacang hijau.


Saat onde-onde sudah matang, ia kemudian meniriskan. Setelah itu dimasukkan di wadah dus sesuai jumlah yang dibeli pengunjung.

Dengan melihat langsung cara membuat onde-onde menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung. Di beberapa pedagang kudapan juga berbuat serupa. 


Seperti menggoreng pastel, kucur, lumpia, martabak mini dan lain-lain. Selain kudapan juga ada yang menjual makanan seperti nasi buk Madura, nasi gudeg, mie. Juga ada warung menjual nasi soto dan rawon. Lapak sayuran, daging ayam, sapi, tempe juga ada.


Yang datang ke pasar ini umumnya membawa mobil. Pekan lalu, pasar ini dikunjungi Menkeu Sri Mulyani yang kulineran di pasar ini dengan membeli beberapa makanan yang dijual pedagang seperti Nasi Buk, tempe mentah dalam plastik, kopi, lumpur dan keripik tempe. 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved