Berita Arema Hari Ini
Arema FC Bikin Dilema PT LIB Terkait Pertimbangan Bubar dan Mundur dari Liga 1, Masih Mencari Solusi
Arema FC Bikin Dilema PT LIB Terkait Pertimbangan Bubar dan Mundur dari Liga 1, Masih Mencari Solusi
SURYAMALANG.COM - Pertimbangan Arema FC untuk membubarkan tim dan mundur dari Liga 1 2022 menyisakan dilema bagi PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Seperti diberitakan SURYAMALANG.COM sebelumnya, Arema FC belum lama ini mempertimbangkan untuk mundur dari Liga 1 2022 dan membubarkan tim.
Pertimbangan ini dilakukan manajemen Arema FC setelah mengalami banyaknya penolakan di sana-sini saat memilih stadion untuk dijadikan homebase hingga Liga 1 2022 berakhir.
Tim berjulukan Singo Edan itu memang diharuskan mencari markas baru buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan.
Baca juga: Arema FC Nggak Jadi Ditolak Semesta Terkait Pencarian Homebase? Ini Respon PT Liga Indonesia Baru
Baca juga: Daftar 8 Pemain Baru Arema FC yang Sudah Disahkan PT LIB, Resmi Bursa Transfer Pemain Liga 1 Ditutup
Namun, saat tim asuhan Javier Roca itu mencari dan mengajukan markas baru, mereka langsung ditolak.
Dari pertama pengajuan Stadion Sultan Agung, Bantul hingga Stadion Jatidiri, Semarang.
Bahkan sampai saat ini Arema FC masih belum memiliki markas baru untuk menjamu tim lawan pada sisa Liga 1 2022.
Dengan situasi sulit ini pun membuat manajemen Arema FC pusing.
Sehingga tim asal Malang itu mempertimbangkan untuk mundur dari Liga 1 2022.
Tak hanya itu, bahkan Aremania pendukung Arema FC juga dikabarkan meminta Singo Edan mundur dari Liga 1 2022.

Terkait hal ini, Dirut PT LIB Ferry Paulus pun akhirnya buka suara soal kejadian Arema FC .
Menurutnya situasi saat ini memang membuat pihaknya dilema.
Sebab tak sedikit yang meminta kompetisi tetap berjalan dengan baik tanpa masalah hingga akhir.
Tetapi satu sisi masalah Tragedi Stadion Kanjuruhan tidak bisa dikesampingkan ataupun dilupakan.
Situasi ini membuat Arema maupun PT LIB juga mencari terobosan dan solusi terbaik.
Namun, Ferry Paulus mengaku bahwa itu sangat sulit.
"Ya memang dilematis ya, di satu sisi ada beberapa pihak yang masih sangat bergantung bahwa liga ini tetap bisa berjalan," ujar Ferry Paulus kepada awak media di Mabes Polri, Jakarta, dikutip SURYAMALANG.COM dari BolaSport.com, Rabu (1/2/2023).
"Tidak bisa dipungkiri Tragedi di mana para korban itu tidak bisa dikesampingkan. Sehingga kita harus mencari jalan keluar."
"Terobosan-terobosan kita cari solusi yang menyenangkan semua pihak, walaupun memang sulit," ujarnya.
Meski mengaku sulit, PT LIB pun tetap membantu Arema FC yang saat ini kesulitan mencari homebase.
Ferry mengaku bahwa PT LIB mencarikan beberapa alternatif.
Terbaru, Arema FC dipastikan mengajukan Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Melawai, Jakarta Selatan.
"Arema (mengajukan stadion) di Jakarta, di PTIK, tanpa penonton," tuturnya.
Arema FC kemungkinan bakal memakai markas barunya yakni Stadion PTIK, Jakarta untuk memghadapi PSM Makassar.
Singo Edan bakal menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-22 Liga 1 2022-2023 pada Sabtu (4/2/2023).
Baca juga: Inilah Ucapan Yuli Sumpil Terkait Rencana Arema FC yang Ingin Membubarkan Tim dan Muncur dari Liga 1
Baca juga: PROFIL YULI SUMPIL Pentolan Aremania, Pernah Disanksi Gegara Insiden di Laga Arema FC Vs Persebaya
Ferry Paulus
PT Liga Indonesia Baru
Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK)
Arema
Singo Edan
Liga 1 2022
Tragedi Stadion Kanjuruhan
PSM Makassar
SURYAMALANG.COM
Javier Roca
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Alasan Rekrut Agusti Ardiansyah, 2 Sosok Pengganti Achmad Maulana |
![]() |
---|
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Keterangan Dokter Cedera Achmad Maulana, Absen Hingga Akhir Musim |
![]() |
---|
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Bareng Persib Borong Penalti Terbanyak, Bomber Tandingan Dalberto |
![]() |
---|
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Kondisi Achmad Maulana Asa Bela Timnas Pupus, 3 Rekor di Kandang |
![]() |
---|
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Jumlah Penonton Turun Drastis Aremania Kenapa? Dalberto Top Skorer |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.