Berita Malang Hari Ini
Kadindik Jatim, Wahid Wahyudi: Ada Anak SMA Berpenghasilan Rp 120 Juta/Bulan
Wahid Wahyudi menilai pendidikan vokasi dan kewirausahaan di Jatim membuahkan hasil cukup membanggakan.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Wahid Wahyudi menilai pendidikan vokasi dan kewirausahaan di Jatim membuahkan hasil cukup membanggakan.
Menurutnya, tingkat pengangguran terbuka SMK tahun 2020 atau saat pandemi mencapai 11,89 persen.
"Saat itu banyak PHK karyawan, dan banyak pengusaha yang tidak menerima karyawan baru. Tetapi karena siswa memiliki kemampuan kewirausahaan, alhamdulillah tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK tahun 2022 menurun 5,19 % menjadi 6,7 % ," kata Wahid kepada SURYAMALANG.COM, Senin (6/2/2023).
Dindik berupaya kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, baik di dalam dan luar negeri.
"Ada pembelajaran vokasi dan kewirausahaan di SMK, SMA, dan SLB," kata Ketua IKA ITS Surabaya ini.
Sehingga siswa sudah mendapat penghasilan sendiri secara rutin.
Wahid mencontohkan siswa kelas 12 program keahlian multi media di SMAN Brondong Lamongan yang pandai membuat desain grafis, dan karikatur.
Siswa SMA itu mempromosikan keahliannya lewat media sosial (medsos).
"Ternyata banyak yang memesan. Bahkan pemesan terbanyak dari Amerika Serikat (AS)," terangnya.
Saat pandemi, siswa itu memiliki penghasilan sebanyak Rp 1,2 miliar dalam 10 bulan.
"Anak SMK ini berpenghasilan Rp 120 juta per bulan. Kalau siswa ini mampu, saya yakin siswa juga bisa. Siswa bisa memproduksi sesuatu sesuai keahliannya dan membesarkannya," kata Wahid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pendidikan-Provinsi-Jatim-Wahid-Wahyudi-angka-pengangguran.jpg)