Kabupaten Malang
Rapat Perdana PDIP Kabupaten Malang, Didik Serukan Kursi Bupati dan Ketua DPRD Dipertahankan
Rapat Perdana PDIP Kabupaten Malang, Didik Serukan Kursi Bupati dan Ketua DPRD Dipertahankan
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, membakar semangat para pengurus partai
- Hal ini terlihat dalam rapat perdana di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Minggu (4/1/2026) siang
SURYAMALANG.COM, MALANG - Suasana rapat perdana di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Minggu (4/1/2026) siang, terlihat beda.
Begitu terpilih kembali jadi Ketua DPC PDI Perjuangan untuk kedua kalinya, Didik Gatot Subroto, tak seperti biasanya jika bicara di depan pengurusnya.
Kali ini, mantan Wakil Bupati (Wabup) di periode pertama Bupati Sanusi (2019-2024) itu langsung membakar semangat pengurusnya.
Yakni, 21 pengurusnya, yang terdiri dari 14 wakil Ketua DPC, sekretaris dan dua wakil sekretaris, serta bendahara dan satu wakil bendahara, dan Badan Kehormatan Partai, langsung diberi tugas.
Salah satunya, Didik menyuruhnya untuk rajin bersilaturahmi ke para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pengambil kebijakan, seperti Bupati, Dandim, Kapolres.
Tujuannya, bukan cuma menguatkan grassroots atau tingkat bawah, namun harus pintar merangkul semuanya, biar PDIP Kabupaten Malang, yang sudah kuat itu ke depan kian digjaya.
Baca juga: DPC PDI Perjuangan Kota Malang Tolak Pemilu Dipilih DPR, Gencarkan Pendidikan Politik bagi Anak Muda
"Untuk bisa kuat partai itu, kami para pengurus harus bisa mendengar persoalan di masyarakat."
"Caranya, ya kita harus dekat. Termasuk, dengan Pak Bupati (Muhammad Sanusi), sebagai kader partai (PDIP) ya harus selalu tukar pikiran," ungkap Didik.
Alasannya, menurutnya, karena ke depan peta politiknya, sepertinya belum baik-baik amat buat partainya.
Itu karena kekuatan elit sepertinya masih dipegang partai lain saat Pileg 2029 nanti.
Sementara, Didik ingin kejayaan PDIP di Kabupaten Malang sejak pasca reformasi 1998 lalu itu harus dipertahankan. Yakni, sejak pasca reformasi itu, Bupati Malang dan ketua dewan seperti jadi 'jatahnya' PDIP.
"Memang, itu tak mudah. Namun, kami yakin. PDIP mampu. Buktinya, saat pileg 2024 lalu, situasi politik yang tak baik-baik amat buat partai kami namun kursinya bertambah (dari 12 jadi 13 kursi)."
"Untuk pileg 2029 nanti, kami tegaskan kursi PDIP di gedung dewan harus bertambah dua (jadi 15 kursi)," papar Didik, mantan ketua DPRD Kabupaten Malang.
Untuk bisa mempertahankan kursi bupati, Didik mengaku punya trik, yang tak.mudah meski paska jabatan Bupati Sanusi habis 2029 nanti belum muncul kader partainya yang sudah terlihat keinginannya.
Namun, ada wacana dari para ketua PAC, jika bukan Didik sendiri, yang diusung jadi calon bupati, ya bisa Abdul Qodir atau Adeng, Sekretaris DPC PDIP atau Darmadi, ketua dewan.
| Akses Jalan Warga Terputus Akibat Tanah Longsor di Kecamatan Wajak Kabupaten Malang |
|
|---|
| Akhir Libur Tahun Baru 2026 di Tol Singosari Malang, Arus Lalu Lintas Terpantau Normal dan Lancar |
|
|---|
| Bocah Asal Surabaya Tewas Seusai Tertemper KA Jayabaya di Singosari Malang saat Bermain Sepeda |
|
|---|
| DLH Kota Malang Bakal Beri Mobil Siaga pada Maret 2026 untuk Warga Terdampak Limbah TPA Supit Urang |
|
|---|
| Belasan Ribu Pengunjung Padati Wisata Air Sumber Maron Malang Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/PDI-PERJUANGAN-Didik-Gatot-Subroto-Ketua-DPC-PDIP-terpilih-tengah.jpg)