Rabu, 22 April 2026

Berita Gresik Hari Ini

Kisah Sedih di Balik Emak-emak Foto Bareng Wanita Bermake Up Tebal di Sidomoro, Gresik

DIRAWAT – Warga Jalan RA Kartini Gang 18, Kelurahan Sidomoro Kecamatan Kebomas Gresik berfoto bersama WWM sebelum dibawa ke RSJ Menur Surabaya.

Penulis: Sugiyono | Editor: Yuli A
sugiyono
Perempuan berinisial WWM (45) warga Jalan RA Kartini Gang 18, Gresik diajak berfoto oleh emak-emak sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Ada kisah sedih di balik emak-emak yang berfoto bersama perempuan bermake up tebal di Kelurahan Sidomoro Kecamatan Kebomas, Gresik.

Perempuan berinisial WWM (45) warga Jalan RA Kartini Gang 18 itu diajak berfoto sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya.

Selama puluhan tahun, perempuan itu tidak keluar rumah, buang air besar di kamar dan makan seadanya. Hidup hanya berdua bersama orangtua angkat.

Ketua RT 01 RW 07 Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas Amin Sumiarso mengatakan, WWM tinggal bersama ayah angkat yang sudah berusia 80 tahun. Dan WWM diasuh ayah angkat sejak baru lahir 4 hari.

Menurut Amin, dirujuknya WWM ke RSJ Menur karena dari keresahan warga sekitar yang mencium bau tidak sedap. Sebab, rumah WWM selalu tertutup, jarang berinteraksi dengan tetangga sekitar selama bertahun-tahun. Bahkan, buang air besar dan berak juga di dalam rumah yang hanya berukuran 7 meter persegi.

“Dia selalu berdiam diri di rumah. Kondisi di dalam rumahnya kotor dan tidak layak huni. Berserakan kotoran berak, kencing dan sisa makanan,” kata Amin, Selasa (14/2/2023).

Lebih lanjut Amin menambahkan, selama ini ayah angkat WWM berdiam diri di rumah dan tidak bekerja.

Warga memberikan bantuan dan mengirimkan bantuan dari pemerintah.

“Akhirnya, warga melalui Ketua RT berkoordinasi dengan pihak Kelurahan. Kemudian bersama Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Puskesmas Gending Kecamatan Kebomas serta Perangkat Kecamatan merujuk ke RSJ Menur-Surabaya,” imbuhnya.

Sementara, ayah angkat yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, WWM diadopsi sejak usia 4 hari lahir, pada tahun 1978.

“Pendidikan SD tidak lulus. Ia dikeluarkan dari sekolah karena dianggap memiliki gangguan jiwa. Sejak itu WWM berdiam diri di rumah hingga sekarang,” kata ayah angkat WWM.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved