Berita Batu Hari Ini

Pemkot Batu Antisipasi Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok di Kota Batu Jelang Ramadan

Jelang Ramadan bulan Maret mendatang, Pemkot Batu mempersiapkan langkah strategis untuk mengendalikan inflasi

Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
Prokopim Batu
Pj Wali Kota Batu Aries Paewai. Jelang Ramadan bulan Maret mendatang, Pemkot Batu mempersiapkan langkah strategis, terkait pengendalian inflasi untuk menjaga agar harga kebutuhan pokok tetap stabil. 

SURYAMALANG.COM | BATU - Jelang Ramadan pada Maret mendatang, Pemkot Batu mempersiapkan langkah strategis, terkait pengendalian inflasi untuk menjaga agar harga kebutuhan pokok tetap stabil.

Menurut Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai jelang Ramadan dan ldul Fitri merupakan saat krusial inflasi melonjak naik terutama Batu sebagai kota pariwisata, yang disaat Ramadan kondisi pariwisata diprediksi akan menurun.

Dikhawatirkan kondisi tersebut dapat meningkatkan laju inflasi daerah dan mengurangi daya beli masyarakat.

Terutama menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan sehingga dapat memenuhi kebutuhkan pokoknya.

Untuk mengantisipasi hal itu, ada 4 program strategis yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota Batu saat ini.

Pertama mengadakan pasar murah di semua wilayah kecamatan dan desa secara bergiliran sesuai dengan waktu sudah dijadwalkan. Kedua, menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan terutama menjelang dan di saat bulan Ramadan.

Ketiga, melibatkan seluruh stakeholder untuk peduli sesama selama Ramadan, dengan mengumpulkan zakat infaq dan sodaqoh melalui Baznas, agar dapat menyalurkan bantuannya kepada masyarakat.

Keempat, menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok di pasaran dengan menggelar operasi pasar dan simak pasar termasuk ke distributor bahan pokok. Dengan demikian, dipastikan tidak ada penimbunan stok barang kebutuhan yang mengakibatkan kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Saya pikir perlu segera mengantisipasi kondisi kedepan. Karena kondisi di Kota Batu adalah kota yang mengandalkan pariwisata tentunya di bulan Ramadan wisatawan yang datang menurun dibanding bulan lainnya. Oleh karena itu, menjelang bulan Ramadan maka perlu mengantisipasi kondisi perekonomian agar tidak menurun maka perlu adanya langkah-langkah antisipasi," kata Aries Paewai, Senin (27/2/2023).

Selain itu Aries menyampaikan, Safari Ramadan yang sudah menjadi agenda tahunan pada tahun ini agendanya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Safari Ramadan tahun ini akan dibarengi dengan rangkaian kegiatan Pasar Murah dan juga penyerahan bantuan baik yang berasal dari Pemerintah dan Swasta yang dipergunakan bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah yang akan dilaksanakan Safari Ramadan.

"Kami harap semua OPD melakukan upaya antisipatif, termasuk bekerja sama dengan instansi vertikal dan lembaga terkait lainnya, agar semua turut serta menjaga stabilitas harga dan mendorong daya beli masyarakat secara luas," jelasnya.(myu)

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved