Berita Malang Hari Ini
Rencana Penetapan Satu Arah Kayutangan Disambut Positif
Pemkot Malang akan mematenkan kebijakan satu arah setelah uji coba selama tiga pekan dianggap berhasil.
Penulis: Benni Indo | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM|MALANG - Pemerintah Kota Malang akan mematenkan kebijakan satu arah dalam waktu dekat. Rencana penetapan satu arah di kawasan Kayutangan ini setelah uji coba selama tiga pekan dianggap berhasil.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menjelaskan, hasil uji coba rekayasa lalu lintas atau satu arah sangat positif. Ia mengklaim tidak ada kejadian menonjol yang perlu dievaluasi dan dikoreksi.
“Hasil analisis dan survei Universitas Brawijaya di lapangan ternyata perubahannya sangat bagus,” kata Widjaja.
Widjaja juga menambahkan perubahan rekayasa itu berdampak bagus karena sudah tidak ditemui kemacetan kendaraan di sejumlah titik. Contohnya adalah kejenuhan itu berada di persimpangan PLN atau Rajabali. Selain itu juga ada di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim dan juga Jalan Bromo - Semeru.
Sekretaris Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Malang, Purwono Tjokro Darsono menyatakan, berdasarkan pendampingan terhadap para sopir selama ini, kebijakan satu arah dapat diterima. Di sisi lain, Purwono mendesak agar negara betul-betul hadir memperhatikan kesejahteraan para sopir.
Saat ini, kondi para sopir sangat sulit. Pendapatan para sopir sangat minim. Dalam sehari, bisa bawa pulang pendapatan atara Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu saja.
"Prinsipnya, yang diperjuangkan adalah kesejahteraan. Alhamdulillah pemerintah akan memberikan subsidi BBM dalam dua bulan ke depan. Lalu dilanjut dengan program bantuan sosial lainnya," ungkapnya.
Purwono mengaku mendengar desas-desus informasi adanya rencana perbaikan armada yang ramah lingkungan oleh pemerintah. Namun informasi itu dikatakannya masih ide-ide saja.
Terkait kebijakan satu arah di kawasan Kayutangan, Dishub akan membuat trayek baru bagi angkutan yang terdampak kebijakan satu arah. Para sopir tidak lagi menghendaki contra flow karena berdasarkan analisis ahli transportasi, hal itu tidak mungkin dilakukan dan berbahaya.
"Kabarnya Dishub Kota Malang akan membuat trayek baru di jalur satu arah. Itu penyesuaian trayek. Alhamdulillah, sepakat terima satu jalur itu, nantinya pemerintah berjanji akan memberikan perhatian lebih baik," ungkapnya.
Dishub Kota Malang telah meminta agar ketua paguyuban mendata anggotanya agar bantuan sosial yang disalurkan nanti bisa tepat sasaran.
"Butuh kehadiran negara karena kondisi sopir sangat menyedihkan," tegasnya. (Benni Indo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Pembatas-jalan-dipasang-oleh-petugas-di-perempatan-Rajabali.jpg)