Berita Ponorogo Hari Ini

Viral Anak Stunting di Ponorogo Diberi Susu Kental Manis, Kang Giri Beri Klarifikasi

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko angkat bicara perihal viral postingan anak stunting di Ponorogo diberi susu kental manis (SKM).

Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
ILUSTRASI PENCEGAHAN STUNTING - Kader Posyandu mengukur tinggi badan balita dalam pemeriksaan rutin satu bulan sekali di Taman Posyandu Delima, RW 03 Kelurahan Madyopuro, Kota Malang, Kamis (19/12/2019). 

SURYAMALANG.COM | PONOROGO - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko angkat bicara perihal anak stunting di Ponorogo diberi susu kental manis (SKM). Kasus ini viral setelah diposting oleh pakar nutrisi yang fokus pada gizi anak, dr Tan Shoet Yen.

“Kami telah berusaha menurunkan angka stunting. 2021 itu angka stunting 20 persen. Untuk 2022 kami berhasil menurunkan 14,2 persen,” ujar bupati yang akrab disapa Kang Giri, Jumat (10/3/2023). 

Dia menjelaskan bahwa Pemkab Ponorogo bergotong royong serentak termasuk desa, organisasi masyarakat untuk berpikir bagaimana meningkatkan kualitas generasi.

“Maka semua kami libatkan. Bahkan kami mengundang MUI, mengundang NU, mengundang Muhammadiyah untuk bicara konsep bagaimana memperbaiki kualitas generasi penerus,” katanya,

Menurutnya karena gotong royong, kemudian melibatkan sebagian anggaran desa untuk mendampingi. Dalam penggunaan dana desa, kemungkinan ada miss komunikasi seperti di Desa Bajang, Kecamatan Mlarak.

“Memang ada pemberian susu kental manis, tetapi kan bukan diminumkan secara langsung ke balita. Tetapi sebagai campuran puding atau lainnya,” bebernya.

Menurutnya, bahwa pemberian SKM pada anak memang tidak tepat. Tetapi, dia mengimbau untuk desa tidak boleh takut mengeluarkan anggaran untuk stunting

“Tetapi ya dibelanjakan sesuai dengan standar gizi yang diperuntukkan anak. Di Bajang ini ada 18 dari 100 balita yang terindikasi stunting,” urainya.

Karena ada kasus di Desa Bajang, dia mengaku akan mengundang semua organisasi.  Untuk bicara bagaimana memperbaiki kualitas generasi tak hanya gizinya. 

“Tapi juga akhlaknya juga karakternya juga mentalnya. Maka memang butuh butuh kerja keras yang serentak,” urainya.

Dia mengatakan, saat ini Ponorogo sedang gencar-gencarnya mengatasi stunting. Dia mengaku sedang memperbaiki kualitas generasi berasal dari banyak hal termasuk diska

“Termasuk  ibusebelum sebelum hamil sudah kami berikan penyuluhan penyuluhan yang saya pikir itu penting untuk diketahui bersama sama dan ke depan 2023 ini 7 persen stunting harus tercapai,”  Pungkasnya.

Viral anak stunting di Ponorogo diberi SKM

Seorang ibu yang mengaku berasal dari Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo melaporkan bahwa anak stunting di desanya diberi makanan pendamping.

Yang mengejutkan makanan pendamping itu berupa susu kental manis dan biskuit.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved